A person

Transisi energi berkeadilan

Mempersiapkan tenaga kerja masa depan Kalimantan Timur, Indonesia untuk transisi berkeadilan

Seiring Kalimantan Timur menjalani transisi menuju ekonomi yang lebih hijau, ILO dan BPVP Samarinda menggali keterampilan dan peluang yang muncul dari transisi energi berkeadilan di Indonesia.

7 September 2026

Solar panels in East Kalimantan, Indonesia. © Antara Foto/Ahmad Subaidi
Content also available in: English

SAMARINDA, Kalimantan Timur, Indonesia (Berita ILO) – Sekitar 120 peserta pelatihan dan instruktur dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda mengikuti diskusi interaktif, baik secara langsung maupun daring, untuk membahas sebuah pertanyaan yang semakin relevan bagi masa depan mereka: Keterampilan apa yang akan dibutuhkan pekerja seiring Kalimantan Timur bertransisi menuju ekonomi yang lebih hijau dan beragam?

A group of people
© BPVP Samarinda
© BPVP Samarinda
Diskusi interaktif menggali keterampilan yang dibutuhkan untuk masa depan yang lebih hijau di Kalimantan Timur, Indonesia.

Pertanyaan ini sangat penting bagi Kalimantan Timur. Sebagai salah satu wilayah penghasil batu bara utama di Indonesia, provinsi ini telah lama bergantung pada industri ekstraktif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja. Pada saat yang sama, transisi menuju ekonomi rendah karbon membuka peluang bagi berkembangnya industri, pekerjaan dan keterampilan baru.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi fokus diskusi dalam kegiatan Menggerakkan Masa Depan: Tantangan dan Peluang di Era Transisi Energi, yang diselenggarakan ILO melalui proyek Inisiatif Inovasi Kawasan untuk Transisi Energi Berkeadilan (IKI-JET), bekerja sama dengan BPVP Samarinda. Dengan melibatkan peserta secara langsung di BPVP Samarinda maupun secara daring, kegiatan ini mendorong peserta pelatihan dan instruktur untuk memahami arti transisi bagi pekerjaan, keterampilan dan mata pencarian, serta bagaimana pelatihan vokasi dapat mempersiapkan pekerja untuk berpartisipasi dalam ekonomi yang lebih hijau dan inklusif.

Keterampilan untuk ekonomi yang terus berubah

Two persons
© IndoXplore
© IndoXplore
Program Pelatihan Teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di BPVP Samarinda di Kalimantan Timur.

Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Vokasi memiliki peran penting dalam memastikan pekerja memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang-peluang baru. Bagi BPVP Samarinda, hal ini berarti menyediakan program pelatihan yang merespons perkembangan teknologi hijau dan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, BPVP Samarinda meluncurkan Program Pelatihan Teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada bulan Juli. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pelatihan vokasi di bidang energi terbarukan serta mencetak tenaga kerja kompeten yang siap mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih dan berkelanjutan.

BPVP Samarinda mendapatkan dukungan melalui Proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase II sebagai bagian dari kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss. Proyek ini didanai oleh Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi Swiss (SECO).

Pengembangan keterampilan yang mampu merespons perubahan dunia kerja sangat penting untuk memastikan para pekerja, khususnya kaum muda yang akan memasuki pasar kerja, memiliki bekal untuk memanfaatkan berbagai peluang baru dan tidak tertinggal dalam proses transformasi ekonomi.

Muce Mochtar, Koordinator Proyek IKI-JET ILO di Indonesia

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, BPVP Samarinda telah menyiapkan dua orang Instruktur Ahli Pertama di bidang PLTS. Salah satunya, Muhammad Zakky Najahi, bersama seorang rekannya memulai pelatihan dasar di BPVP Ternate, Maluku Utara, pada 2024 mencakup sistem PLTS, peralatan serta berbagai komponennya. Pelatihan tersebut dilanjutkan dengan Pelatihan untuk Pelatih tingkat lanjut di BPVP Lombok Timur untuk mengembangkan keterampilan praktis dalam mengoperasikan dan melakukan konfigurasi sistem PLTS. Secara keseluruhan, kedua pelatihan tersebut berlangsung selama tiga bulan.

“Kami juga mendapatkan pelatihan lanjutan mengenai pemeliharaan sistem PLTS pada April tahun ini sebagai bagian dari persiapan peluncuran Program Pelatihan PLTS pada Juli. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi instruktur dalam menerapkan metode pengajaran yang efektif, interaktif dan aplikatif,” tambahnya.

Dengan dukungan instruktur yang telah terlatih, BPVP Samarinda menerima angkatan pertama yang terdiri dari 16 peserta untuk mengikuti Program Pelatihan Teknisi PLTS selama 28 hari, yang berlangsung dari awal Agustus hingga pertengahan September.

Melalui kegiatan ini, saya belajar banyak tentang transisi berkeadilan. Ini membuat saya berpikir bahwa keterampilan yang saya pelajari sekarang akan sangat penting bagi masa depan.

Rosmala Dewi, peserta Program Pelatihan Pelatihan Teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Muce Mochtar, Koordinator Proyek IKI-JET ILO di Indonesia, menekankan pentingnya mempersiapkan tenaga kerja untuk menghadapi perubahan di pasar kerja. “Pengembangan keterampilan yang mampu merespons perubahan dunia kerja sangat penting untuk memastikan para pekerja, khususnya kaum muda yang akan memasuki pasar kerja, memiliki bekal untuk memanfaatkan berbagai peluang baru dan tidak tertinggal dalam proses transformasi ekonomi,” ujarnya.

Melihat keterampilan teknisnya dari perspektif baru, Rosmala Dewi, satu-satunya peserta perempuan dalam program pelatihan tersebut, mengatakan bahwa ia terinspirasi untuk mengikuti pelatihan oleh ayahnya yang bekerja sebagai teknisi listrik profesional. “Melalui kegiatan ini, saya belajar banyak tentang transisi berkeadilan. Ini membuat saya berpikir bahwa keterampilan yang saya pelajari sekarang akan sangat penting bagi masa depan,” katanya.

Setelah lulus SMA jurusan IPA lima tahun lalu, Rosmala bekerja sebagai guru lepas sebelum mengikuti program pelatihan tersebut. “Saya berharap bisa lulus ujian akhir dan mendapatkan sertifikasi. Saya juga berharap bisa bekerja di pembangkit listrik tenaga surya. Orangtua saya sangat mendukung,” tuturnya.

Suara kaum muda untuk transisi berkeadilan

Two persons
© ILO
© ILO
Pengenalan Jejaring Kaum Muda ILO kepada para peserta pelatihan BPVP Samarinda di Kalimantan Timur.

Kegiatan ini juga menandai dimulainya kolaborasi antara ILO dan peserta pelatihan BPVP Samarinda untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan kesadaran mengenai transisi energi berkeadilan melalui media sosial. Peserta terpilih akan menuangkan pembelajaran dan pengalaman mereka ke dalam konten media sosial dan artikel untuk dibagikan kepada teman sebaya, keluarga dan masyarakat luas.

Gita Lingga, Staf komunikasi senior ILO, menyambut perluasan Jejaring Kaum Muda ILO dengan melibatkan kaum muda yang mengikuti program pelatihan vokasi, sehingga jangkauan jaringan ini tidak hanya terbatas pada mahasiswa. “Lembaga pelatihan vokasi memainkan peran penting dalam membentuk tenaga kerja yang kompeten dan terampil serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan di dunia kerja, termasuk perubahan yang terkait dengan transisi berkeadilan,” ujarnya.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari Jejaring Kaum Muda ILO, sebuah inisiatif yang memberikan kesempatan kepada kaum muda untuk mempelajari isu-isu ketenagakerjaan dan perburuhan serta mendorong mereka untuk berkontribusi aktif dalam membentuk masa depan dunia kerja yang lebih baik. Di Indonesia, jejaring ini telah bermitra dengan berbagai universitas dan jejaring universitas di seluruh Indonesia, termasuk Universitas Sriwijaya, Universitas Airlangga, Nationwide University Network in Indonesia (NUNI), Universitas Esa Unggul, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Universitas Diponegoro (Undip).

Related content

ILO dan BPVP Samarinda perkuat keterampilan generasi muda untuk Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia
A group photo

Siaran pers

ILO dan BPVP Samarinda perkuat keterampilan generasi muda untuk Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia

Generasi muda kunci Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia
Two persons standing

Siaran pers

Generasi muda kunci Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia

Generasi muda Sumatra Selatan perkuat Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi
Two persons

Siaran pers

Generasi muda Sumatra Selatan perkuat Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi

Generasi muda ikut mendorong transisi energi berkeadilan di Indonesia
A group photo

Transisi energi berkeadilan

Generasi muda ikut mendorong transisi energi berkeadilan di Indonesia

Kaum muda Sumatra Selatan menatap masa depan Indonesia yang lebih hijau tanpa batu bara
A person standing

Transisi energi berkeadilan

Kaum muda Sumatra Selatan menatap masa depan Indonesia yang lebih hijau tanpa batu bara