Siaran pers

Generasi muda kunci Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia

ILO bersama Universitas Airlangga (UNAIR) mendorong peran aktif generasi muda dalam memastikan transisi energi di Indonesia berlangsung secara adil, inklusif dan menciptakan pekerjaan layak bagi semua.

14 Juli 2026

Content also available in: English
Two persons standing
© PKIP/UNAIR
© PKIP/UNAIR
Muce Mochtar, Koordinator Proyek IKI-JET ILO untuk Indonesia, memberikan penghargaan kepada Prof H Hery Purnobasuki MSi PhD, Ketua LPMB UNAIR. 7/2026

SURABAYA (Siaran Pers Bersama) – Fenomena ketimpangan energi di berbagai wilayah Indonesia masih menjadi masalah yang besar. Menjawab tantangan tersebut, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menggandeng Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) dan SDGs Center melalui lokakarya bertajuk “Masa Depan Transisi Energi di Indonesia: Memastikan Tidak Seorang Pekerja Pun Tertinggal”. Lokakarya tersebut berlangsung pada Selasa, 14 Juli di Rektorat UNAIR.

Dalam sambutannya, Ketua LPMB UNAIR, Prof H Hery Purnobasuki MSi PhD, menyoroti realitas ketimpangan energi yang masih terjadi di Indonesia. Menurutnya, kondisi kelistrikan di ibu kota yang sangat berbanding terbalik dengan wilayah luar Jawa. Seperti Sumatra, yang masih sering mengalami gangguan listrik setiap harinya.

Kita bisa memanfaatkan potensi dari kotoran sapi atau limbah pertanian untuk diubah menjadi energi. Jadi masyarakat bisa mandiri. Kita tidak boleh hanya menyodorkan proyek ke masyarakat.

Prof. H. Hery Purnobasuki, M.Si., Ph.D., Ketua LPMB UNAIR

“Indonesia negara yang sangat kaya, tapi masalah energi masih membayangi kita. Di Jakarta mungkin listrik tidak ada masalah. Tapi kalau di Sumatra, listriknya masih sering bermasalah. Ini urusan penting yang butuh kontribusi dari banyak pihak,” ujar Prof Hery.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa solusi energi sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar masyarakat. Bukan selalu mengenai proyek besar.

“Kita bisa memanfaatkan potensi dari kotoran sapi atau limbah pertanian untuk diubah menjadi energi. Jadi masyarakat bisa mandiri. Kita tidak boleh hanya menyodorkan proyek ke masyarakat. Melainkan harus berkolaborasi bersama, agar masyarakat sehat, ekonomi berputar, dan kita bisa maju bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye proyek Inisiatif Inovasi Kawasan untuk Transisi Energi Berkeadilan (IKI-JET) yang diusung oleh ILO. Fokus utamanya adalah memberikan panduan praktis bagi daerah-daerah yang bergantung pada industri fosil, agar para pekerjanya tetap terlindungi saat industri mulai beralih ke energi ramah lingkungan.

Pihak UNAIR melalui tim SDGs Centre menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan pengetahuan, kepemimpinan, dan inovasi yang dibutuhkan untuk mendukung transformasi menuju ekonomi hijau yang inklusif. Senada dengan hal itu, Koordinator Proyek IKI-JET ILO untuk Indonesia, Muce Mochtar, menekankan pentingnya aspek keadilan bagi para pekerja terdampak dalam proses peralihan energi global.

Transisi menuju ekonomi rendah karbon harus berjalan beriringan dengan terciptanya pekerjaan layak dan perlindungan bagi para pekerja serta masyarakat yang terdampak. Kaum muda memiliki peran penting dalam mendorong perubahan ini melalui inovasi, kepemimpinan dan kolaborasi.

Muce Mochtar, Koordinator Proyek IKI-JET ILO untuk Indonesia

“Transisi menuju ekonomi rendah karbon harus berjalan beriringan dengan terciptanya pekerjaan layak dan perlindungan bagi para pekerja serta masyarakat yang terdampak. Kaum muda memiliki peran penting dalam mendorong perubahan ini melalui inovasi, kepemimpinan dan kolaborasi. Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi mereka untuk menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan berkeadilan,” ujar Muce.

Melalui proyek IKI-JET dan berbagai kemitraan strategis lainnya, ILO terus bekerja sama dengan pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja, dunia akademik, masyarakat sipil, serta mitra pembangunan untuk mendukung transisi energi yang berkeadilan di Indonesia. Upaya ini bertujuan memastikan bahwa transformasi menuju ekonomi hijau tidak hanya mendukung pencapaian target iklim nasional, tetapi juga menciptakan peluang kerja yang layak dan memastikan tidak seorang pekerja pun tertinggal.

Lebih dari 100 mahasiswa Universitas Airlangga dari berbagai fakultas berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama perwakilan pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja, akademisi, serta mitra pembangunan. Melalui kampanye ini, para peserta diajak memahami berbagai peluang, tantangan dan dampak transisi energi terhadap dunia kerja, sekaligus menumbuhkan peran aktif generasi muda dalam mewujudkan transisi yang adil dan inklusif.

Acara ini juga disiarkan melalui ILO TV Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Muce Mochtar
Koordinator Proyek IKI-JET ILO untuk Indonesia
Email: [email protected]

Gita Lingga
Asisten Manajemen Informasi dan Komunikasi Senior ILO
Email: [email protected]

Related content

Generasi muda ikut mendorong transisi energi berkeadilan di Indonesia
A group photo

Transisi energi berkeadilan

Generasi muda ikut mendorong transisi energi berkeadilan di Indonesia

Generasi muda Sumatra Selatan perkuat Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi
Two persons

Siaran pers

Generasi muda Sumatra Selatan perkuat Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi

Kaum muda Sumatra Selatan menatap masa depan Indonesia yang lebih hijau tanpa batu bara
A person standing

Transisi energi berkeadilan

Kaum muda Sumatra Selatan menatap masa depan Indonesia yang lebih hijau tanpa batu bara