Serangkaian tiga acara
Memperkuat bisnis yang bertanggung jawab dan pekerjaan yang layak di Indonesia: Diskusi tentang tata kelola proyek, standar ketenagakerjaan inti, dan kemitraan akademik
Setelah forum tripartit nasional setengah hari, proyek ILO-RISSC di Indonesia menyelenggarakan serangkaian acara tiga bagian yang bertujuan untuk memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan mendorong pekerjaan yang layak di Indonesia.
Setelah forum tripartit nasional setengah hari, Proyek Rantai Pasokan yang Tangguh, Inklusif, dan Berkelanjutan di Asia (RISSC) di Indonesia menyelenggarakan serangkaian acara tiga bagian yang bertujuan untuk memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan mendorong pekerjaan yang layak di Indonesia. Mengumpulkan perwakilan dari pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja, akademisi, dan mitra pembangunan, serangkaian acara ini mempromosikan dialog, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi strategis di antara pemangku kepentingan utama.
Sesi pertama adalah Rapat Komite Penasihat Proyek (PAC), yang memberikan arahan strategis, meninjau kemajuan, dan memperkuat kemitraan institusional. Sesi kedua membahas Praktik Bisnis Bertanggung Jawab (RBC), standar ketenagakerjaan inti, dan peran kritis serikat pekerja dalam mempromosikan kepatuhan, dialog sosial, dan akuntabilitas dalam rantai pasok. Sesi ketiga berfokus pada Bisnis dan Hak Asasi Manusia serta pengembangan jaringan universitas, menyoroti pentingnya keterlibatan akademis dalam menjembatani penelitian, kebijakan, dan praktik untuk mendorong pekerjaan yang layak dalam rantai pasok global.
Bersama-sama, acara-acara yang saling terhubung ini bertujuan untuk memperkuat kohesi kebijakan, mendorong keterlibatan multi-pemangku kepentingan, dan mendukung pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif yang didasarkan pada prinsip-prinsip dan hak-hak dasar di tempat kerja.
Related content
Forum tripartit nasional
Praktik bisnis yang bertanggung jawab dan implementasi Uji Tuntas Hak Asasi Manusia di Indonesia