A bridge and a boat

Transisi energi berkeadilan

Menuju Indonesia tanpa batu bara: Provinsi Sumatra Selatan mendorong pengembangan keterampilan untuk transisi energi berkeadilan

Didukung oleh ILO, Provinsi Sumatra Selatan melakukan proses validasi Peta Jalan Keterampilan guna memastikan kelancaran transisi berkeadilan ke sektor kopi dan pariwisata.

15 Desember 2025

A coal barge passes through the Musi River, Palembang, South Sumatra, Indonesia. 7/2023 © Antara Foto/Nova Wahyudi
Content also available in: English

PALEMBANG, Sumatra Selatan, Indonesia (Berita ILO ) - Sebagai bagian dari transformasi ekonomi provinsi akibat transisi energi berkeadilan, proyek Inovasi Kawasan untuk Transisi Energi Berkeadilan (IKI-JET) ILO, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), memberikan dukungan teknis kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan untuk mengembangkan Peta Jalan Keterampilan untuk Transisi Energi Berkeadilan.

Setelah melalui serangkaian wawancara dan diskusi kelompok terpumpun dengan para pemangku kepentingan provinsi pada November, lokakarya validasi diadakan pada 10 Desember di Palembang, Sumatra Selatan. Dipandu oleh Niki Putu Geniki L. Natih, peneliti utama dari LPEM FEB UI, lokakarya ini menghadirkan 50 pemangku kepentingan dari lembaga pemerintah nasional dan provinsi, asosiasi bisnis, serikat pekerja, LSM, akademisi dan media untuk menelaah dan menyempurnakan rancangan Peta Jalan.

A meeting situation
© Gita Lingga/ILO
© Gita Lingga/ILO
Selama lokakarya, para pemangku kepentingan secara aktif memberikan masukan akhir dan umpan balik pada Peta Jalan Keterampilan untuk Transisi Energi Berkeadilan di Provinsi Sumatra Selatan, Indonesia. 12/2025

Hari Wibawa, Kepala Bidang Ekonomi dan Pendanaan Pembangunan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatra Selatan, menekankan pentingnya Peta Jalan Keterampilan ini dalam mempersiapkan provinsi menuju transisi berkeadilan dari batu bara ke sektor-sektor perekonomian alternatif yang berpotensi. Ia juga mencatat bahwa melalui Forum Konsultasi Daerah (FKD) untuk Percepatan Transformasi Ekonomi, pemerintah provinsi telah mengidentifikasi 13 sektor potensial untuk dikembangkan.

FKD di Sumatra Selatan secara resmi dibentuk melalui Keputusan Gubernur pada akhir 2024. Didukung oleh IKI-JET, FKD berfungsi sebagai pelantar kolaboratif di mana pemerintah daerah, industri, serikat pekerja, universitas, media dan masyarakat sipil terlibat dalam diskusi terstruktur mengenai diversifikasi ekonomi dan transisi energi yang adil.

Pertambangan batu bara telah lama menjadi pilar pertumbuhan ekonomi Sumatra Selatan, yang menghasilkan pendapatan signifikan dan menyediakan lapangan kerja. Saat ini, kami fokus pada identifikasi keterampilan yang dibutuhkan di dua sektor prioritas, kopi dan pariwisata, dengan dukungan dari proyek IKI JET ILO.

Hari Wibawa, Kepala Bidang Ekonomi dan Pendanaan Pembangunan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatra Selatan
A person standing
© Gita Lingga/ILO
© Gita Lingga/ILO
Muce Mochtar, Koordinator Nasional Proyek Transisi Energi Berkeadilan ILO, menjelaskan kopi dan pariwisata dipilih karena potensi pengembangan yang kuat di Sumatra Selatan, Indonesia. 12/2025

Muce Mochtar, Koordinator Nasional Proyek Transisi Energi Berkeadilan ILO, menegaskan bahwa kopi dan pariwisata dipilih karena potensi pengembangan yang kuat. Sumatra Selatan merupakan provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia, terutama untuk varietas Robusta, sementara sektor pariwisatanya menawarkan peluang yang kaya dalam pengalaman kuliner, ekowisata dan warisan budaya.

“Sektor-sektor ini menawarkan nilai ekonomi yang tinggi, prospek penciptaan lapangan kerja yang kuat dan peluang besar untuk mendiversifikasi ekonomi di luar batu bara,” katanya. “Mengidentifikasi keterampilan spesifik yang dibutuhkan di sektor kopi dan pariwisata sangat penting untuk memastikan bahwa pekerja, terutama mereka yang saat ini bergantung pada pekerjaan terkait batu bara, dan pekerja muda masa depan dapat beralih dengan mulus ke mata pencarian baru yang berkelanjutan.”

Selama lokakarya, para pemangku kepentingan secara aktif memberikan masukan akhir dan umpan balik. Ini mencakup pentingnya sosialisasi yang luas untuk mendukung transisi, keterlibatan pengawas ketenagakerjaan, perlindungan hak pekerja dan akses ke jaminan sosial, serta kebutuhan akan program pelatihan keterampilan yang dilengkapi dengan dukungan pasca pelatihan seperti pendampingan dan inisiatif penguatan usaha bagi kedua sektor prioritas.

Mengidentifikasi keterampilan spesifik yang dibutuhkan di sektor kopi dan pariwisata sangat penting untuk memastikan bahwa pekerja, terutama mereka yang saat ini bergantung pada pekerjaan terkait batu bara, dan pekerja muda masa depan dapat beralih dengan mulus ke mata pencarian baru yang berkelanjutan.

Muce Mochtar, Koordinator Nasional Proyek Transisi Energi Berkeadilan ILO

“Kami akan melaksanakan proses serupa di Kalimantan Timur, yang memiliki cadangan batu bara terbesar di Indonesia dan merupakan salah satu wilayah sasaran kami. Kami berharap kedua provinsi ini dapat menjadi contoh kuat dalam transisi dari batu bara ke energi terbarukan dan aktivitas ekonomi berkelanjutan lainnya melalui pembangunan kapasitas, forum konsultasi regional dan formulasi kebijakan berdasarkan bukti,” pungkas Muce.

Didanai oleh Inisiatif Iklim Internasional Kementerian Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim serta Direktorat Jenderal Kemitraan Internasional Komisi Eropa, Proyek IKI-JET ILO mendukung Indonesia dalam mempercepat transisi energi berkeadilan dari batu bara menuju energi terbarukan dan aktivitas ekonomi berkelanjutan lainnya.

Related content

Sumatra Selatan menapaki transisi energi yang adil melalui sektor kopi dan pariwisata
A man working in the mining

Transisi energi berkeadilan

Sumatra Selatan menapaki transisi energi yang adil melalui sektor kopi dan pariwisata

Peran seorang penggerak di Provinsi Sumatra Selatan dalam mengawal transisi energi berkeadilan untuk Indonesia
A man standing

Dampak kami, suara mereka

Peran seorang penggerak di Provinsi Sumatra Selatan dalam mengawal transisi energi berkeadilan untuk Indonesia