Nine people standing on the stage

Bisnis dan HAM

ILO bekerja sama dengan pemerintah dan universitas di Indonesia untuk mempromosikan Perilaku Bisnis yang Bertanggung Jawab dan Pekerjaan yang Layak

ILO berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Universitas Padjadjaran untuk mengembangkan Jejaring Universitas, yang mengintegrasikan isu-isu terkait perilaku bisnis yang bertanggung jawab dan pekerjaan yang layak ke dalam kurikulum universitas.

24 Desember 2024

The kick off seminar to iniatite the development of a university network on responsible business conduct and decent work in Bandung, West Java. 12/2024 © ILO
Content also available in: English

BANDUNG, Jawa Barat (Berita LO ) - Proyek Rantai Pasokan yang Tangguh, Inklusif dan Berkelanjutan (RISSC) ILO bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Universitas Padjadjaran Bandung sepakat untuk mengembangkan pusat keunggulan sebagai peran jejaring universitas untuk pekerjaan layak dan bisnis yang bertanggung jawab. Kesepakatan ini dikembangkan sebagai bagian dari kesimpulan seminar yang diselenggarakan oleh ketiga institusi tersebut untuk mempromosikan pekerjaan layak dan bisnis yang bertanggung jawab.

Seminar yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat pada 19 Desember, juga menghasilkan kesepakatan untuk merumuskan kurikulum tentang bisnis dan hak asasi manusia untuk pekerjaan yang layak, membentuk forum yang melibatkan partisipasi yang lebih luas dari berbagai pemangku kepentingan dan universitas lain, serta memperkuat advokasi dan peningkatan kapasitas dalam isu perilaku bisnis yang bertanggung jawab.

Sebagai Anggota Aksesi OECD, Indonesia dituntut untuk melindungi dan menghormati hak asasi manusia dalam operasi bisnisnya.

Chairul Saleh, Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Saleh, menyoroti pentingnya seminar bersama ini tidak hanya sebagai forum kolaborasi dan berbagi pengetahuan tentang isu-isu yang berkaitan dengan bisnis yang bertanggung jawab dan pekerjaan yang layak, tetapi juga sebagai tempat untuk mendorong diskusi, penelitian, dan studi lebih lanjut.

“Penting bagi industri Indonesia untuk terlibat dalam proses rantai pasok global dan menerapkan prinsip-prinsip perilaku bisnis yang bertanggung jawab yang sejalan dengan semua instrumen internasional. Sebagai Anggota Aksesi OECD, Indonesia dituntut untuk melindungi dan menghormati hak asasi manusia dalam operasi bisnisnya,” kata Chairul dalam sambutannya.

Kami sangat menyambut baik kolaborasi di masa depan, termasuk pengembangan Centre of Excellence sebagai bagian dari jejaring universitas yang sejalan dengan fungsi utama universitas, yaitu penelitian, pengajaran dan pengembangan masyarakat.

A. Gusman Siswandi, Wakil Dekan Fakultas Hukum Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Penelitian Universitas Padjadjaran

Sementara A. Gusman Siswandi, Wakil Dekan Fakultas Hukum Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Penelitian Universitas Padjadjaran, menekankan komitmen universitas untuk mempromosikan prinsip-prinsip perilaku bisnis yang bertanggung jawab melalui karya-karya akademis dan kurikulumnya, “Kami memiliki Pusat Studi Hak Asasi Manusia yang telah melakukan sejumlah penelitian tentang perilaku bisnis yang bertanggung jawab. Karenanya kami sangat menyambut baik kolaborasi di masa depan, termasuk pengembangan Centre of Excellence sebagai bagian dari jejaring universitas yang sejalan dengan fungsi utama universitas, yaitu penelitian, pengajaran dan pengembangan masyarakat,” katanya.

A panel discussion with five people sitting on the stage
© ILO
© ILO
Salah satu diskusi panel seminar membahas pentingnya perilaku bisnis yang bertanggung jawab dan pekerjaan yang layak di Bandung, Jawa Barat. 12/2024

Mendasari peran penting akademisi dalam menopang pekerjaan advokasi bagi generasi dan akademisi muda tentang perilaku bisnis yang bertanggung jawab dan pekerjaan yang layak, Tauvik Muhamad, Koordinator Program ILO untuk RISSC di Indonesia mengatakan bahwa “Universitas memiliki peran penting dalam mengadvokasi hak-hak pekerja. Seminar ini menandai kegiatan awal yang akan diperluas ke universitas-universitas lain melalui jaringan universitas yang akan dikembangkan.”

Dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, seminar ini membahas konsep pekerjaan yang layak dan kerangka kerja internasional utamanya, khususnya Deklarasi Prinsip-prinsip Tripartit ILO tentang Perusahaan Multinasional dan Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia serta bisnis dari sudut pandang praktik-praktik yang baik dalam menerapkan perilaku bisnis yang bertanggung jawab. Seminar ini membahas peran potensial universitas dalam mengadvokasi dan mempromosikan pekerjaan yang layak dan bisnis yang bertanggung jawab.

Didanai oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang, proyek RISSC bertujuan untuk membangun rantai pasok yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengatasi defisit pekerjaan yang layak.