Lokakarya
Pelaksanaan perekrutan dan pengawasan yang responsif gender untuk meningkatkan perlindungan pekerja migran Indonesia
Peluncuran program pelatihan tingkat subnasional
Pendahuluan
Lokakarya ini menandai dimulainya program pelatihan subnasional yang bertujuan untuk meningkatkan praktik perekrutan dan inspeksi yang adil dan responsif gender guna melindungi pekerja migran Indonesia dengan lebih baik. Ini adalah bagian dari program PROTECT yang didanai UE yang lebih luas (2024-2026), yang dilaksanakan oleh ILO, UN Women, UNICEF, dan UNODC, dengan fokus pada pengurangan kerentanan bagi perempuan dan anak-anak di Asia Tenggara.
Latar belakang
Perempuan Indonesia merupakan 61% dari pekerja migran negara ini, yang sebagian besar bekerja di pekerjaan rumah tangga, yang seringkali tidak memiliki perlindungan hukum. Para pekerja ini menghadapi risiko yang signifikan, termasuk kekerasan, perdagangan manusia, dan eksploitasi. Lokakarya ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan mempromosikan praktik perekrutan yang adil dan meningkatkan sistem pengawasan ketenagakerjaan.
Tujuan
- Peningkatan Pengetahuan: Mendidik 100 peserta (40% perempuan) dari berbagai sektor tentang kesenjangan dalam kebijakan dan praktik perekrutan yang adil dan responsif gender.
- Berbagi Pengalaman: Memfasilitasi pertukaran praktik dan pengalaman terbaik yang terkait dengan perekrutan yang adil dan layanan dukungan yang responsif gender. Pengembangan Rencana Aksi: Membuat rekomendasi dan rencana kerja bersama untuk memperkuat tata kelola dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya perempuan, di koridor Indonesia-Malaysia.
Target Peserta
Lokakarya ini akan dihadiri oleh 100 peserta, termasuk pejabat pemerintah, pengawas ketenagakerjaan, perwakilan serikat pekerja, CSO, agen penempatan swasta, badan PBB, kedutaan besar, dan media.
Related content
Siaran pers
Indonesia memperkuat perekrutan yang adil dan pengawasan terpadu yang responsif gender di tingkat nasional dan daerah