Group photo

Acara

Kunjungan Menteri: Meningkatkan rantai-nilai susu Indonesia melalui akses ke pembiayaan dan transformasi digital

A group photo of Swiss and ILO delegation teams with dairy farmers in Pangalengan, West Java, Indonesia. 10/2025 © ILO
Content also available in: English

Latar belakang

Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Selatan (KPBS Pangalengan), salah satu koperasi peternak sapi perah terbesar di Indonesia, merupakan mitra kunci dalam upaya Swiss untuk memperkuat rantai nilai pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan. Berada di wilayah utama produksi susu di Jawa Barat, koperasi ini mewakili lebih dari 2.000 peternak sapi perah, banyak di antaranya adalah perempuan dan pemuda, dan memainkan peran vital dalam mendukung mata pencaharian lokal dan ketahanan ekonomi.

Dukungan Swiss disalurkan melalui program PROMISE II IMPACT (Mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui Peningkatan Akses Pengusaha ke Layanan Keuangan, Fase 2, 2022–2025), yang dilaksanakan oleh Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Program ini selaras dengan Strategi Kerja Sama Internasional Swiss 2025–2028 dan prioritas Indonesia dalam inklusi keuangan, transformasi digital, dan pengembangan UMKM.

Prestasi utama dalam rantai nilai susu Pangalengan meliputi:

  • Digitalisasi: Sistem ERP digital di KPBS kini memantau kualitas susu, pakan, dan kesehatan hewan, sambil menghubungkan petani secara langsung ke layanan dan pembiayaan.
  • Inklusi keuangan: Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bank lokal, lebih dari 429 petani susu telah mengakses pinjaman digital senilai IDR 11,6 miliar, mengurangi biaya dan meningkatkan peluang bisnis.
  • Peningkatan kapasitas: Lebih dari 300 petani di Jawa Barat telah menerima pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan, dengan beberapa di antaranya mendapatkan bimbingan dan bantuan lanjutan.

Kesuksesan proyek ini dimungkinkan melalui kolaborasi erat dengan mitra Indonesia, terutama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (CMEA), yang kepemimpinannya dalam mendorong inklusi keuangan, pengembangan UMKM, dan agenda ekonomi digital nasional sangat vital untuk memperluas dan mereplikasi model inovatif seperti yang diuji coba di Pangalengan di seluruh Indonesia. Proses perluasan ini telah dimulai, dengan model tersebut kini direplikasi dan disesuaikan di rantai nilai susu kritis lainnya di Jawa Timur.

Informasi utama kunjungan

  • Tanggal: Kamis, 2 Oktober 2025
  • Waktu: 12.00 – 15.35
  • Lokasi: Unit Produksi KPBS Pangalengan, Titik Pengumpulan Susu, Peternakan Sapi Perah
  • Delegasi: Delegasi FCGP
  • Kedutaan Besar Swiss: ZEH, DMM, Tim SECO, Swiss Business Hub
  • Delegasi ILO: Direktur untuk Indonesia dan Timor-Leste; Tim Promise II Impact
  • Tuan Rumah: KPBS Pangalengan
  • Undangan: Perwakilan dari Kementerian dan Lembaga Mitra, Pemerintah Daerah:
    • Mahendra Siregar, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia
    • Ali Murtopo Simbolon, Wakil Menteri Perdagangan dan Ekonomi Digital, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
  • Agenda