Mentor berkualitas untuk program pemagangan berkualitas di tempat kerja
Mentor memainkan peran kunci dalam memastikan kualitas program pemagangan di tempat kerja. ILO dan mitranya mengembangkan modul pelatihan virtual gratis yang dapat diakses oleh mentor program pemagangan industri.
15 Juli 2021
“Namun, kami menyadari tidak akan dapat melakukan ini sendirian. Kami membutuhkan dukungan dari industri untuk mencapai sasaran ini. Karenanya, kami mengapresiasi peran kunci dari sektor swasta dan serikat pekerja dalam program pemagangan nasional,” kata Muhammad Ali, Direktur Bina Penyelenggaran Pelatihan Vokasi dan Pemagangan, Kementerian Ketenagakerjaan.
Dia menyoroti peran kunci sektor swasta saat peluncuran manual pelatihan virtual tentang keterampilan pedagogi untuk mentor pemagangan di tempat kerja. Diselenggarakan pada 6 Juli, peluncuran pelatihan virtual ini menandai kemitraan multi-pihak pertama dari pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan pelatihan keterampilan pedagogi terpadu dalam meningkatkan kualitas pembimbingan untuk program pemagangan di tempat kerja.
Pelatihan virtual ini dikembangkan bersama oleh ILO, Kementerian Ketenagakerjaan, Organisasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Indonesia, Gerakan Nasional Indonesia untuk Kompetensi (GNIK), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI-AITUC).
Peluncuran dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang menghadirkan perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan, GNIK dan perusahaan sebagai praktisi yang menangani program pemagangan di tempat kerja. Mereka berbagi wawasan tentang peran penting mentor dalam mengembangkan keterampilan teknis dan non-teknis peserta magang mereka dan meningkatkan kemampuan kerja dan keterampilan yang sesuai.
Fauziah, Direktur Pemberdayaan Instruktur dan Pelatih Kementerian Ketenagakerjaan, menjelaskan program pemagangan yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 6/2020 yang khusus diperuntukkan bagi pencari kerja. “Karenanya, mentor memainkan peran kunci dalam memperlancar transisi ke pekerjaan dan dalam memberikan pengalaman kerja yang nyata kepada pencari kerja.”
Berbagi pengalaman pribadinya sebagai pemagang 20 lalu di sebuah perusahaan otomotif multinasional, Gusrini Mustafa, Staf bagian Pengembangan GNIK, menghargai dampak yang diberikan oleh mentor selama pemagangan untuk pengembangan kariernya saat ini. “Mentor telah memberi saya dampak mendalam yang telah mendorong saya untuk menjadi mentor yang lebih baik,” katanya
Ia menambahkan, peran mentor antara lain membantu mempercepat proses pembelajaran sehari-hari, pelatihan di tempat kerja, memperluas jaringan, menghubungkan pekerja dengan perusahaan, mengembangkan kepribadian dan menjadi panutan dalam pembelajaran keterampilan lunak. Oleh karena itu, empat kompetensi mentor yang berkualitas harus mencakup pedagogi, kepribadian, perilaku sosial dan profesional.
Sementara Rahmat Aji Pratomo, Asisten Manajer Rekrutmen dan Pelatihan, PT Mitsubishi Motors Krama Indonesia, membagikan praktik terbaik Mitsubishi dalam pemagangan. Dengan menyasarkan pada sekolah kejuruan, perusahaan menyediakan instruktur dan mentor bagi peserta magangnya. Instruktur terfokus pada proses pembelajaran dan kurikulum; sementara mentor terfokus pada memberikan umpan balik dan pembinaan.Peran mentor antara lain membantu mempercepat proses pembelajaran sehari-hari, pelatihan di tempat kerja, memperluas jaringan, menghubungkan pekerja dengan perusahaan, mengembangkan kepribadian dan menjadi panutan dalam pembelajaran keterampilan lunak. Oleh karena itu, empat kompetensi mentor yang berkualitas harus mencakup pedagogi, kepribadian, perilaku sosial dan profesional."
“Dengan adanya instruktur dan mentor, kami berharap peserta magang semakin terampil dan adaptif. Hasilnya, 90 persen lulusan magang terserap, sedangkan 10 persen sisanya memilih berwirausaha,” kata Rahmat.
Jajak pendapat yang dilakukan selama diskusi menunjukkan bahwa lebih dari 95 persen dari 255 peserta menilai manual pelatihan virtual tentang keterampilan pedagogi bagi mentor pemagangan di tempat kerja bermanfaat, dan akan menggunakan serta menyebarluaskannya.
“Pelatihan pedagogi virtual dan inovatif untuk pemagangan di tempat kerja ini memberikan akses gratis yang lebih luas bagi para mentor untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan serta kapasitas mereka yang akan berkontribusi pada kelancaran transisi dari pelatihan ke pekerjaan. Ini bahkan sangat lebih relevan selama dan setelah COVID-19 yang memberlakukan pembatasan jarak sosial,” pungkas Tauvik Muhamad, manajer program ILO untuk pengembangan keterampilan.
Acara ini juga menandai acara kedua dari rangkaian webinar ILO tentang pemagangan berkualitas untuk industri di bawah Proyek Keterampilan Industri untuk Pertumbuhan Inklusif Tahap 2 – Indonesia, yang didanai oleh Pemerintah Jepang. Rangkaian ini akan diadakan hingga pertengahan Juli, dan bertujuan untuk mempromosikan pentingnya program pemagangan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.
Pelatihan virtual gratis dapat diakses melalui dua pelantar: Siaran langsung peluncuran dan diskusi dapat ditonton di ILO TV Indonesia.
Related content
ILO dan mitra sosialnya meluncurkan pelatihan daring untuk mempromosikan pemagangan berkualitas di tempat kerja
Mengkaji efektivitas program pemagangan daring