Kepatuhan norma ketenagakerjaan
Simposium bahas inovasi pengembangan sistem pengawasan ketenagakerjaan di Indonesia
Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia menyelenggarakan simposium untuk mempromosikan inovasi dalam kepatuhan norma ketenagakerjaan. Acara ini, yang akan diadakan pada 4 hingga 6 April di Hotel JS Luwansa di Jakarta, akan melibatkan sekitar 100 peserta dari pemerintahan dan sektor swasta yang akan berbagi pengalaman dan ide mengenai pengawasan ketenagakerjaan yang inovatif dan efektif.
3 April 2017
Simposium yang direncanakan akan dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan ini dirancang untuk membahas strategi-strategi inovatif sebagai respons terhadap berbagai tantangan dalam kepatuhan kerja. Tantangan-tantangan tersebut antara lain kurangnya tenaga pengawas ketenagakerjaan, cepatnya perubahan pasar tenaga kerja dan munculnya bentuk-bentuk pekerjaan yang tidak sesuai standar.
Para mitra ketenagakerjaan Indonesia dari serikat pekerja, pemerintah dan pengusaha akan memaparkan prakarsa-prakarsa mereka dalam menanggulangi tantangan-tantangan tersebut, termasuk peraturan mengenai Kader Norma Ketenagakerjaan (KNK) yang membangun kapasitas pabrik dengan mewajibkan kehadiran pakar norma ketenagakerjaan yang bersertifikasi di semua pabrik.Simposium ini berperan penting dalam menegaskan pentingnya inovasi dan kerjasama dalam mengembangkan kepatuhan yang lebih baik di tempat kerja."
Michiko Miyamoto, Direktur ILO di Indonesia
Meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan dan kepatuhan norma ketenagakerjaan menjadi prioritas utama bagi Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Kementerian Ketenagakerjaan. Simposium ini akan memberikan kesempatan besar untuk membahas mengenai kebijakan baru yang sedang dikembangkan guna mengurangi risiko ketidakpatuhan, berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan meningkatkan keefektifan pengawasan ketenagakerjaan, seraya memastikan perlindungan bagi pekerja.
Para peserta akan bertukar informasi dan pendapat mengenai langkah-langkah baru guna mendorong kerjasama yang lebih erat dan memastikan pekerjaan layak untuk semua, berdasarkan tidak hanya praktik-praktik terbaik untuk meningkatkan pengawasan ketenagakerjaan di tingkat nasional, namun juga perkembangan dan pelajaran dari negara-negara lain seperti Filipina, Vietnam dan Selandia Baru.
ILO pun akan berbagi pengalamannya, termasuk pengalamannya dengan Better Work, sebuah program internasional yang dijalankan bersama dengan International Finance Corporation dan didedikasikan untuk meningkatkan kondisi kerja di rantai pasokan sektor pakaian global. Melalui keterlibatan 180 merek internasional dan kegiatan di tingkat pabrik – mencapai 200 pabrik di Indonesia – Better Work memaparkan pembelajaran yang mendemonstrasikan bagaimana kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan menguntungkan bisnis dan pekerja.Ini merupakan kesempatan untuk menggali dan memperkuat hubungan antara Pemerintah Indonesia dan para mitra sosialnya dan kami berharap hasil dialog ini akan mengarah kepada pengawasan ketenagakerjaan yang lebih modern dan efektif."
Dan Rees, Direktur Program Better Work
Perwakilan dari perusahaan-perusahaan multinasional dari sektor garmen, alas kaki, kelapa sawit dan otomotif akan berbagi pandangan mereka selama diskusi panel dan menegaskan kontribusi sektor swasta dan pilihan terhadap kemitraan publik-swasta.
“Simposium ini berperan penting dalam menegaskan pentingnya inovasi dan kerjasama dalam mengembangkan kepatuhan yang lebih baik di tempat kerja,” ujar Michiko Miyamoto, Direktur ILO di Indonesia. “Ini merupakan kesempatan untuk menggali dan memperkuat hubungan antara Pemerintah Indonesia dan para mitra sosialnya dan kami berharap hasil dialog ini akan mengarah kepada pengawasan ketenagakerjaan yang lebih modern dan efektif,” demikian ditambahkan Dan Rees, Direktur Program Better Work.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Lusiani JuliaStaf ILO
Tel.: +6221 3913112 ext. 135
Email: [email protected]
Gita F. Lingga
Staf Komunikasi ILO
Tel.: +6221 3913112 ext. 115
Email: [email protected]