Presiden Swiss akan meluncurkan sebuah proyek baru yang membantu usaha kecil dan menengah untuk menjadi lebih kompetitif, berkesinambungan dan bertanggung jawab

JAKARTA (BERITA ILO) – Presiden Konfederasi Swiss, H.E. Mdm Doris Leuthard akan menghadiri upacara penandatanganan Komitmen Bersama dalam rangka peluncuran program Sustaining Competitive and Responsible Enterprises (Kesinambungan Daya Saing dan Tanggung Jawab Perusahaan (SCORE) di Jakarta, pada hari Selasa 6 Juli 2010.

6 Juli 2010

Content also available in: English

JAKARTA (BERITA ILO) – Presiden Konfederasi Swiss, H.E. Mdm Doris Leuthard akan menghadiri upacara penandatanganan Komitmen Bersama dalam rangka peluncuran program Sustaining Competitive and Responsible Enterprises (Kesinambungan Daya Saing dan Tanggung Jawab Perusahaan (SCORE) di Jakarta, pada hari Selasa 6 Juli 2010.

Program SCORE dibentuk untuk menolong usaha-usaha kecil dan menengah (SMEs) di Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas, meningkatkan kondisi kerja, mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antara para pengusaha dan karyawannya. Program ini juga membantu para pengusaha agar dapat bersaing di dunia internasional, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

Di Indonesia, Program SCORE didanai oleh the Swiss State Secretariat for Economic Affairs (SECO) bekerjasama dengan Organisasi Buruh Internasional (ILO), sebuah badan PBB yang berhubungan dengan isu pekerjaan dan tempat kerja. Program ini juga didukung oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Persatuan Pengusaha Indonesia (APINDO), serikat buruh dan Yayasan Dharma Bhakti Astra.

Komitmen bersama ini akan ditanda-tangani oleh wakil dari serikat buruh dan asosiasi pengusaha dan akan disaksikan oleh Presiden Leuthard, Bapak Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Bapak Peter Van Rooij, Pejabat Sementara Kantor ILO Jakarta. Acara ini akan dimulai pada jam 16:00 WIB di APINDO Training Center, Gedung Permata Kuningan, Jakarta

Indonesia adalah salah satu dari enam negara yang terpilih untuk melaksanakan Proyek SCORE, negara lainnya adalah Cina, Kolumbia, Ghana, India, Vietnam dan Afrika Selatan. Di Indonesia, Program SCORE telah memulai kegiatan awal di sektor suku cadang dan akan segera menambah dua bidang usaha lainnya.

Program SCORE dibangun berdasarakan lima modul padat yang meliputi kerjasama di tempat kerja, manajemen berkualitas, produktifitas dan produksi yang lebih bersih, mengorganisir pekerja agar termotivasi dan produktif, dan mengatur tempat kerja untuk menjadi lebih aman dan bersih.

“Switzerland dan the Swiss State Secretariat for Economic Affairs membiayai dan mendukung program SCORE karena kami percaya bahwa melalui program ini, kami dapat menolong untuk meningkatkan pekerja dan kondisi kerja di Indonesia,” kata Jürg Schneider, Kepala bidang Kerjasama Perkembangan Ekonomi (SECO) di Kedutaan Switzerland di Jakarta. “Negara ini memiliki banyak usaha kecil & menengah dan banyak diantara mereka yang membutuhkan program untuk meningkatkan produktifitas dan daya saing nasional dan internasional”.

Kebanyakan usaha kecil dan menengah sangat rentan terhadap goncangan dari luar. Mereka kesulitan untuk tetap mempertahankan usahanya karena adanya krisis finansial global dan perjanjian baru perdagangan bebas, dan hal tersebut berdampak pada hasil pekerjaan mereka. Akan tetapi, kebanyakan orang bekerja di usaha kecil dan menengah sehingga perkembangan ekonomi yang berkesinambungan dalam rangka pengentasan kemiskinan yang efektif terletak pada sektor usaha kecil menengah yang kompetitif.

Di banyak negara, termasuk di Indonesia, usaha kecil dan menengah adalah pusat dari perekonomian, tetapi mereka menghadapi berbagai tantangan,” kata Peter Van Rooij, Pejabat Sementara kantor ILO Jakarta. “Kompetisi diantara usaha kecil dan menengah sangat kuat, adanya tekanan dari komunitas serta dari legislatif untuk menjadi tidak hanya produktif dan kompetitif tetapi juga dapat menuruti standar kerja lingkungan . Itulah alasan mengapa sangat penting untuk mempertahankan dan mendukung usaha-usaha kecil dan menengah”.

“Saya pikir kita harus mendukung program SCORE. Karena program ini sangat penting dan dibutuhkan oleh usaha-usah kecil dan menengah di Indonesia,”kata Sofjan Wanandi, Ketua dari Asosiasi Pengusaha Indonesia. “Usaha-usaha kecil dan menengah harus meningkatkan produktifitas, efisiensi, daya saing dan juga kerjasama antara pengusaha dan pekerja dalam rangka menciptakan kondisi kerja yang lebih baik. SCORE dapat menolong usaha-usaha kecil di Indonesia untuk bersaing di pasar nasional dan internasional”.

Wakil dari serikat buruh, Sjukur Sarto juga mengatakan agar program SCORE ini dapat memfasilitasi kebutuhan dari pengusaha dan pekerja. Atas nama seluruh konfederasi serikat buruh di Indonesia, beliau mengatakan ingin agar SCORE dapat dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai proyek SCORE mohon menghubungi

Januar Rustandie
Manager Programme SCORE
Kantor ILO Jakarta
Tel.: +6221 3913112 ext.150
Email

Josephine Imelda
Asisten Komunikasi
Kantor ILO Jakarta
Tel. : +6221 3913112 ext.115
Email

Jürg Schneider
Head of Economic Development Cooperation (SECO)
Embassy of Switzerland
Jl. H.R. Rasuna Said, Blok X 3/2
Kuningan, Jakarta 12950, Indonesia
Tel.: +62 21 525 6061 ext. 313
E-mail