Perempuan pekerja rumahan tingkatkan keterampilan pengelolaan keuangan untuk kemapanan finansial yang lebih baik: Program menjangkau 240 perempuan pekerja rumahan di Jawa dan Sumatera Utara
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life), hari ini meluncurkan serangkaian pelatihan bekerja sama dengan Mitra Pelaksana ILO MAMPU untuk mengedukasi para perempuan pekerja rumahan mengenai literasi keuangan dengan menggunakan modul ILO. Para pekerja rumahan yang umumnya dikenal sebagai pekerja “kontrak” di Indonesia kebanyakan adalahperempuan, dan merupakan pekerja yang paling banyak dirugikan. Kebanyakan mereka bekerja tanpa kontrak resmi atau perjanjian kerja serta minim akses terhadap perlindungan sosial dan hukum.
10 Desember 2014
Content also available in:
English
PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life), hari ini meluncurkan rangkaian pelatihan bekerja sama dengan Mitra Pelaksana ILO-MAMPU untuk mengedukasi para perempuan pekerja rumahan mengenai literasi keuangan dengan menggunakan modul ILO. Para pekerja rumahan yang umumnya dikenal sebagai pekerja “kontrak” di Indonesia kebanyakan adalahperempuan, dan merupakan pekerja yang paling banyak dirugikan. Kebanyakan mereka bekerja tanpa kontrak resmi atau perjanjian kerja serta minim akses terhadap perlindungan sosial dan hukum.
Mereka merupakan target penerima manfaat Proyek ILO-MAMPU yang dilaksanakan dalam kerangka kerja program MAMPU (Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan) yang didanai pemerintah Australia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan para perempuan pekerja rumahan dan telah dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan berbasis komunitas bersama para Mitra Pelaksana proyek, yaitu Bina Ketrampilan Pedesaan Indonesia (Bitra) di Sumatera Utara, Yayasan Annisa Swasti (Yasanti) di Yogyakarta, dan Mitra Wanita Pekerja Rumahan Indonesia (MWPRI) di Jawa Timur.
“Dukungan Sun Life untuk para perempuan pekerja rumahan merupakan salah satu dari banyak inisiatif dalam upaya membantu keluarga Indonesia meraih kemapanan finansial,” ujar Eddy Belmans, Presiden Direktur Sun Life. “Program edukasi finansial khusus ini dikembangkan oleh Proyek ILO-MAMPU yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar bagi perempuan pekerja rumahan agar mereka memiliki kemampuan yang lebih baik lagi dalam mengelola kebutuhan finansial dasar mereka,” Eddy Belmas menambahkan.
“Secara umum para pekerja rumahan memiliki akses yang terbatas terhadap perlindungan sosial serta tidak diberikan jaminan kesehatan dari perusahaan yang mengontrak mereka. Apabila terjadi kecelakaan atau sakit, hampir tidak ada perlindungan atau tunjangan yang dapat membantu mereka serta keluarganya untuk bertahan saat pendapatan menurun atau terhenti,” kata Agnes Gurning, Staf Proyek untuk Jender, Adokasi dan Berorganisasi. Menyadari adanya kebutuhan pendidikan finansial, Proyek ILO-MAMPU mengembangkan modul edukasi finansial yang secara khusus diperuntukkan bagi para pekerja rumahan pada awal 2014.
Sun Life memutuskan untuk menawarkan pelatihan untuk para pekerja rumahan bekerja sama dengan Mitra Pelaksana Proyek ILO-MAMPU. Pelatihan dua hari ini difasilitasi oleh para pelatih dari Bank Indonesia (BI), YASANTI, MWPRI, dan pelatih utama yang dipilih oleh ILO-MAMPU. Serangkaian delapan pelatihan ini ditargetkan untuk menjangkau 240 perempuan pekerja rumahan di empat provinsi di Indonesia, yakni Yogyakarta (1-2 Desember), Malang (2-3 Desember), Semarang (2-3 Desember), Bantul (4-5 Desember), Medan (8-9 Desember), Surabaya (11-12 Desember), Deli Serdang (18-19 Desember), dan Mojokerto (18-19 Desember).
Belum lama ini Sun Life telah meluncurkan serangkaian aktivitas literasi finansial sebagai bagian dari peran serta perusahaan terhadap masyarakat. Sun Life baru saja bekerja sama dengan Financial Planning Standards Board Indonesia melaksanakan Program Edukasi Finansial untuk para mahasiswa. Selain bekerja sama dengan FPSB Indonesia, Sun Life juga bekerja sama dengan institusi terkemuka lainnya seperti Universitas Ciputra di Surabaya, Universitas Kristen Maranatha di Bandung, dan CARE for the Nation dalam menyelenggarakan edukasi finansial di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Agnes Gurning
Staf ILO untuk Gender, Advokasi dan Berorganisasi
E-mail
Mereka merupakan target penerima manfaat Proyek ILO-MAMPU yang dilaksanakan dalam kerangka kerja program MAMPU (Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan) yang didanai pemerintah Australia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan para perempuan pekerja rumahan dan telah dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan berbasis komunitas bersama para Mitra Pelaksana proyek, yaitu Bina Ketrampilan Pedesaan Indonesia (Bitra) di Sumatera Utara, Yayasan Annisa Swasti (Yasanti) di Yogyakarta, dan Mitra Wanita Pekerja Rumahan Indonesia (MWPRI) di Jawa Timur.
“Dukungan Sun Life untuk para perempuan pekerja rumahan merupakan salah satu dari banyak inisiatif dalam upaya membantu keluarga Indonesia meraih kemapanan finansial,” ujar Eddy Belmans, Presiden Direktur Sun Life. “Program edukasi finansial khusus ini dikembangkan oleh Proyek ILO-MAMPU yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar bagi perempuan pekerja rumahan agar mereka memiliki kemampuan yang lebih baik lagi dalam mengelola kebutuhan finansial dasar mereka,” Eddy Belmas menambahkan.
“Secara umum para pekerja rumahan memiliki akses yang terbatas terhadap perlindungan sosial serta tidak diberikan jaminan kesehatan dari perusahaan yang mengontrak mereka. Apabila terjadi kecelakaan atau sakit, hampir tidak ada perlindungan atau tunjangan yang dapat membantu mereka serta keluarganya untuk bertahan saat pendapatan menurun atau terhenti,” kata Agnes Gurning, Staf Proyek untuk Jender, Adokasi dan Berorganisasi. Menyadari adanya kebutuhan pendidikan finansial, Proyek ILO-MAMPU mengembangkan modul edukasi finansial yang secara khusus diperuntukkan bagi para pekerja rumahan pada awal 2014.
Sun Life memutuskan untuk menawarkan pelatihan untuk para pekerja rumahan bekerja sama dengan Mitra Pelaksana Proyek ILO-MAMPU. Pelatihan dua hari ini difasilitasi oleh para pelatih dari Bank Indonesia (BI), YASANTI, MWPRI, dan pelatih utama yang dipilih oleh ILO-MAMPU. Serangkaian delapan pelatihan ini ditargetkan untuk menjangkau 240 perempuan pekerja rumahan di empat provinsi di Indonesia, yakni Yogyakarta (1-2 Desember), Malang (2-3 Desember), Semarang (2-3 Desember), Bantul (4-5 Desember), Medan (8-9 Desember), Surabaya (11-12 Desember), Deli Serdang (18-19 Desember), dan Mojokerto (18-19 Desember).
Belum lama ini Sun Life telah meluncurkan serangkaian aktivitas literasi finansial sebagai bagian dari peran serta perusahaan terhadap masyarakat. Sun Life baru saja bekerja sama dengan Financial Planning Standards Board Indonesia melaksanakan Program Edukasi Finansial untuk para mahasiswa. Selain bekerja sama dengan FPSB Indonesia, Sun Life juga bekerja sama dengan institusi terkemuka lainnya seperti Universitas Ciputra di Surabaya, Universitas Kristen Maranatha di Bandung, dan CARE for the Nation dalam menyelenggarakan edukasi finansial di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Agnes Gurning
Staf ILO untuk Gender, Advokasi dan Berorganisasi