Negara-negara ASEAN bersama-sama tanggulangi pengangguran muda
Indonesia, didukung oleh Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) dan Sekretariat ASEAN, menjadi tuan rumah Forum ASEAN mengenai Ketenagakerjaan Muda yang diselenggarakan pada Senin, 13 Mei 2013, di Semarang, Jawa Tengah.
13 Mei 2013
Content also available in:
English
SEMARANG (Berita ILO): Indonesia, didukung oleh Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) dan Sekretariat ASEAN, menjadi tuan rumah Forum ASEAN mengenai Ketenagakerjaan Muda yang diselenggarakan pada Senin, 13 Mei 2013, di Semarang, Jawa Tengah. Forum ini merupakan tindak lanjut dari ASEAN-SLOM Working Group ke-4 yang diadakan di Langkawi, Malaysia, pada 2011. Forum ini dihadiri para delegasi dari negara-negara ASEAN: Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.
Forum menyediakan ini sarana dialog dan berbagi pengetahuan di antara para pemangku kepentingan terkait mengenai inisiatif-inisiatif yang ada, tantangan-tantangan, pelajaran-pelajaran dan langkah-langkah penanggulangan pengangguran muda dan perkembangan ketenagakerjaan muda di antara negara-negara anggota ASEAN. Forum ini pun memperkuat kerjasama dan kolaborasi di antara negara-negara anggota ASEAN dalam penangangan penangguran muda.
Untuk memperkuat kebijakan dan peraturan mengenai ketenagakerjaan muda, Forum ini mengkaji kerangka kebijakan dan peraturan nasional yang ada di masing-masing negara anggota sebagai bagian dari upaya menyusun rekomendasi terhadap kerja dan program bersama di tingkat regional. Pengalaman dari masing-masing negara anggota pun dipaparkan dan dibahas di dalam Forum ini.
Selain itu, para pakar dari ILO berbagi pandangan mereka mengenai isu-isu terkait ketenagakerjaan muda. Berbagai permasalahan yang dibahas mencakup tantangan-tantangan global ketenagakerjaan muda, perlindungan hak kaum muda melalui mekanisme perlindungan sosial dan pengembangan keterampilan sebagai upaya meningkatkan kemampuan kerja kaum muda dan mempersempit kesenjangan transisi dari sekolah ke dunia kerja.
Saat ini terdapat sekitar 75 juta pengangguran muda secara global dan 40 persen di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik. Krisis perekonomian global pada 2008 membawa dampak besar terhadap peningkatan pengangguran muda, dengan pertambahan 7 juta penganggur muda setelah krisis. Secara global, permasalahan ini telah dibahas di banyak foum global, seperti G-20 dan Konferensi Perburuhan Internasional (ILC).
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Tendy Gunawan
Koordinator Program Ketenagakerjaan Muda
Tel.:+6221 3913112 ext. 142
Email
Forum menyediakan ini sarana dialog dan berbagi pengetahuan di antara para pemangku kepentingan terkait mengenai inisiatif-inisiatif yang ada, tantangan-tantangan, pelajaran-pelajaran dan langkah-langkah penanggulangan pengangguran muda dan perkembangan ketenagakerjaan muda di antara negara-negara anggota ASEAN. Forum ini pun memperkuat kerjasama dan kolaborasi di antara negara-negara anggota ASEAN dalam penangangan penangguran muda.
Untuk memperkuat kebijakan dan peraturan mengenai ketenagakerjaan muda, Forum ini mengkaji kerangka kebijakan dan peraturan nasional yang ada di masing-masing negara anggota sebagai bagian dari upaya menyusun rekomendasi terhadap kerja dan program bersama di tingkat regional. Pengalaman dari masing-masing negara anggota pun dipaparkan dan dibahas di dalam Forum ini.
Selain itu, para pakar dari ILO berbagi pandangan mereka mengenai isu-isu terkait ketenagakerjaan muda. Berbagai permasalahan yang dibahas mencakup tantangan-tantangan global ketenagakerjaan muda, perlindungan hak kaum muda melalui mekanisme perlindungan sosial dan pengembangan keterampilan sebagai upaya meningkatkan kemampuan kerja kaum muda dan mempersempit kesenjangan transisi dari sekolah ke dunia kerja.
Saat ini terdapat sekitar 75 juta pengangguran muda secara global dan 40 persen di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik. Krisis perekonomian global pada 2008 membawa dampak besar terhadap peningkatan pengangguran muda, dengan pertambahan 7 juta penganggur muda setelah krisis. Secara global, permasalahan ini telah dibahas di banyak foum global, seperti G-20 dan Konferensi Perburuhan Internasional (ILC).
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Tendy Gunawan
Koordinator Program Ketenagakerjaan Muda
Tel.:+6221 3913112 ext. 142