Tinjauan Pasar Kerja Indonesia 2016

Mengkaji kondisi perburuhan dan ketenagakerjaan Indonesia terkini

Indonesia saat ini merupakan negara berpendapatan menengah. Karenanya, negara ini telah mencapai tahap perkembangan perekonomian dan sosial di mana lembaga-lembaga pasar kerja harus memainkan peran yang lebih besar dalam mendorong penyebaran pendapatan yang adil.

14 September 2016

Content also available in: English
JAKARTA (Berita ILO): Indonesia saat ini merupakan negara berpendapatan menengah. Karenanya, negara ini telah mencapai tahap perkembangan perekonomian dan sosial di mana lembaga-lembaga pasar kerja harus memainkan peran yang lebih besar dalam mendorong penyebaran pendapatan yang adil. Selanjutnya, dialog industrial yang harmonis akan menjadi kunci keberhasilan bagi pekerja, pengusaha dan masyarakat yang lebih luas lagi. Mempromosikan pekerjaan layak akan memainkan peran penting dalam memperkuat daya saing, produktivitas dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Tinjauan Pasar Kerja Indonesia ILO terbaru memperlihatkan bahwa pada 2016, angkatan kerja Indonesia mencapai 127,6 juta dengan tingkat pengangguran keseluruhan sebesar 5,5 persen atau sebesar tujuh juta orang tanpa pekerjaan. Selama bertahun-tahun, pasar kerja Indonesia terus berkembang dengan jumlah orang yang bekerja meningkat sementara tingkat pengangguran terus menurun.

Namun, penurunan tingkat pengangguran ini tidak menggambarkan kondisi ketenagakerjaan di negara ini. Lebih dari 50 persen pekerja bekerja di pekerjaan informal. Kendati tingkat pengangguran nasional relatif kecil, tingkat pengangguran di kalangan muda terbilang tinggi mencapai 17,8 persen. Tingkat pendidikan angkatan kerja pun terbilang rendah. Misalnya, hanya 9 persen dari angkatan kerja ini memiliki gelar universitas.

Untuk membahas dan mengkaji secara lebih mendalam kondisi perburuhan dan ketenagakerjaan Indonesia saat ini, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), bekerja sama dengan Radio Sonora, sebuah radio terkemuka di Jakarta, menyelenggarakan diskusi interaktif mengenai kondisi perburuhan dan ketenagakerjaan di Indonesia di Jakarta pada Rabu, 15 September 2016.

Para pembicara dalam bincang-bincang interaktif ini adalah Sugiharto Sumas, Kepala Penelitian dan Pengkajian Kementerian Ketenagakerjaan, Aviliani, Pengamat Ekonomi, Harijanto, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Owais Parray, Ekonom ILO di Indonesia. Bincang-bincang ini juga memberikan ruang bagi para peserta untuk mengajukan pertanyaan dan membahas kondisi perburuhan dan ketenagakerjaan di Indonesia serta langkah-langkah yang diperlukan dalam mempromosikan pekerjaan layak di negara ini.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Tendy Gunawan
Staf ILO
Tel.: +6221 3913112 ext. 116
Email: [email protected]

Gita Lingga
Staf Komunikasi ILO |
Tel.: +6221 3913112 ext. 115
Email: [email protected]