Mengembangkan strategi demi pemulihan ketenagakerjaan lokal di Asia

Guna menanggulangi kemungkinan berlanjutnya peningkatan global dalam hal pengangguran, kemiskinan dan ketidaksetaraan serta berlanjutnya keruntuhan perusahaan-perusahaan, Organisasi Perburuhan Internasional (the International Labour Organization/ILO), bekerjasama dengan the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), akan menyelenggarakan konferensi pakar selama tiga hari mengenai strategi-strategi untuk pemulihan ketenagakerjaan lokal, pengembangan keterampilan dan perlindungan sosial di Asia”, pada 1 – 3 Desember 2009, bertempat di Hotel Santika, Malang, Jawa Timur, Indonesia.

30 November 2009

Content also available in: English

JAKARTA (Berita ILO): Guna menanggulangi kemungkinan berlanjutnya peningkatan global dalam hal pengangguran, kemiskinan dan ketidaksetaraan serta berlanjutnya keruntuhan perusahaan-perusahaan, Organisasi Perburuhan Internasional (the International Labour Organization/ILO), bekerjasama dengan the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), akan menyelenggarakan konferensi pakar selama tiga hari mengenai strategi-strategi untuk pemulihan ketenagakerjaan lokal, pengembangan keterampilan dan perlindungan sosial di Asia”, pada 1 – 3 Desember 2009, bertempat di Hotel Santika, Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Konferensi yang bertajuk “Routes out of the Crisis: Strategies for Local Employment Development Recovery, Skills Development and Social Protection in Asia” menghadirkan para pembuat kebijakan, pakar ketenagakerjaan, jasa pelatihan dan praktisi di tingkat internasional, nasional dan provinsi dari 15 negara di seluruh dunia untuk berbagi pengalaman dan mengembangkan langkah-langkah efektif untuk mengaitkan pendekatan-pendekatan kebijakan mengenai ketenagakerjaan dan pengembangan keterampilan melalui pembangunan ekonomi lokal. Konferensi ini pun akan menyoroti praktik-praktik baik dan tantangan yang ada serta memfasilitasi adaptasi dari respons kebijakan lokal terhadap krisis ekonomi global.

Pemerintah dan pihak terkait setempat di Malang juga secara aktif terlibat dalam konferensi ini dengan memperkenalkan prakarsa pembangunan ekonomi lokal yang sudah dilakukan sejak 2008. Para peserta Konferensi akan mengikuti pembukaan “Festival Bromo Semeru Tengger” di Kecamatan Poncokusumo pada 2 Desember. Festival ini menampilkan hasil-hasil produksi setempat dan menawarkan kesempatan bagi komunitas setempat untuk mempromosikan wilayah mereka dan fasilitas pariwisata yang ada. Diharapkan, festival seminggu ini akan membantu mengembangkan sinergi untuk perdagangan dan investasi di bidang agribisnis dan pariwisata.

Diakhir Konferensi, para peserta diharapkan menyusun respons-respons kebijakan lokal serta mengembangkan serangkaian rekomendasi kunci bagi para pembuat kebijakan nasional dan lokal. Rekomendasi-rekomendasi ini akan digunakan sebagai masukan dalam pertemuan dua tahunan ILO Asian Regional Meeting of Labour Ministries, Employers’ and Workers’ Organizations pada 2010 dan akan dilaporkan pada sesi ke-56 the OECD LEED Directing Committee pada 2010.

Selanjutnya, rekomendasi-rekomendasi ini pun akan digunakan sebagai masukan pada penyusunan inisiatif Strategi Ketenagakerjaan dan Keterampilan di Asia Tenggara (Employment and Skills Strategies in South East Asia/ESSSA) dalam memberikan orientasi kerja selanjutnya dan akan digunakan untuk meningkatkan dukungan ILO terhadap strategi di tingkat nasional dan lokal di Asia.

Sekitar 80 peserta dari 15 negara akan menghadiri Konferensi ini. Negara-negara yang menjadi peserta, antara lain, Pakistan, Nepal, Kamboja, Vietnam, Cina, Filipina, Australia dan Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Matthieu Cognac
Kepala Penasihat Teknis Proyek ILO tentang Peluang Kerja bagi Kaum Muda
Tel. +6221 3913112
Email

Janti Gunawan
Staf Lokal ILO
Tel. +6231 5356363
Mobile: +62819 3846 8795
Email

Gita Lingga
Humas
Tel. +6221 3913112 ext. 115
Mobile: +628158845833
Email