Ekonomi perawatan
Mendorong kemajuan: Media Indonesia mendukung penerapan ekonomi perawatan
ILO bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jakarta untuk mendorong media massa Indonesia mengadvokasi prioritas Peta Jalan Ekonomi Perawatan Indonesia 2025–2045.
4 Juli 2025
JAKARTA, Indonesia (Berita ILO) - Bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, ILO menerbitkan sebuah publikasi berjudul "Pekerjaan Perawatan dari Perspektif Media", yang berisi liputan jurnalistik mendalam dari seluruh Indonesia mengenai berbagai isu terkait pekerjaan dan ekonomi perawatan di Indonesia. Publikasi ini merupakan hasil dari serangkaian kegiatan pelibatan media untuk mempromosikan prioritas-prioritas Peta Jalan Ekonomi Perawatan Indonesia 2025-2045.
Publikasi ini diluncurkan bersamaan dengan peresmian Kelompok Kerja Ekonomi Perawatan, yang diselenggarakan oleh ILO bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di Jakarta pada 25 Juni. Publikasi ini merupakan bagian dari materi kampanye yang diserahkan Direktur ILO kepada para pemangku kepentingan utama, termasuk perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).
Publikasi ini juga merupakan komponen kunci dari program beasiswa media, hasil kerja sama ILO dan AJI Jakarta, di mana 10 jurnalis dari seluruh Indonesia dipandu oleh para profesional media senior untuk menghasilkan dan menerbitkan serangkaian artikel mendalam tentang ekonomi perawatan. Program ini dirancang untuk melibatkan dan mendukung jurnalis dan pekerja media dalam mempromosikan dan menyebarluskan liputan berkualitas tinggi tentang isu-isu terkait perawatan.
Kami berharap publikasi ini dapat memperkuat peran media dalam membangun lingkungan sosial yang mendukung dan memajukan kesetaraan gender sekaligus mempercepat penerapan Peta Jalan dan Rencana Aksi Nasional Ekonomi Perawatan di Indonesia
Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia
Titis Anis Fauziyah, jurnalis Kompas.com di Semarang, Jawa Tengah, menulis tentang inisiatif Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak (Garpu Perak), sebuah organisasi yang bertujuan untuk melibatkan laki-laki dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan mempromosikan peran yang lebih besar bagi ayah dalam pengasuhan anak, khususnya melalui khotbah Jumat. Khotbah-khotbah ini dianggap sebagai sarana ideal untuk meningkatkan kesadaran tentang keterlibatan laki-laki dalam tanggung jawab domestik, yang secara tradisional dianggap sebagai tugas istri dan ibu.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Garpu Perak telah bermitra dengan beberapa organisasi, termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, untuk menyusun koleksi materi khotbah yang berfungsi sebagai referensi bagi para pendakwah dalam mendorong praktik membangun keluarga dan perlindungan perempuan dan anak.
Dari ujung paling timur Indonesia, Papua, jurnalis Lidya Salmah dari Tribun-Papua.com menyoroti suara para lansia yang menuntut adanya Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus untuk lansia. Kehadiran fasilitas tersebut akan menjadi sistem pendukung yang vital bagi para lansia dan keluarga mereka, seperti Maria Yawan. Maria, seorang lansia di Kota Jayapura yang diwawancarai, menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Jayapura mendirikan Posyandu untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, yang saat ini terhambat akibat lokasi fasilitas yang tersebar dan terfragmentasi, dan untuk menyediakan wadah bagi para lansia agar saling terhubung danmendukung.
Sementara itu, di Jakarta, Petrus Fidelis Ngo, jurnalis dari Parboaboa.com, berbagi kisah para pekerja perawatan yang rentan terhadap kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, serta pemotongan gaji selama dua bulan oleh agen tenaga kerja mereka. Maraknya agen tenaga kerja ilegal telah menyebabkan pemotongan gaji yang meluas dan perlindungan yang tidak memadai bagi para pekerja perawatan. Untuk membantu mencegah eksploitasi tersebut, perlu dilakukan sertifikasi profesi ini melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Indriani, jurnalis Antaranews.com, melaporkan keberhasilan inisiatif penyediaan layanan penitipan anak yang berkualitas, terjangkau dan mudah diakses di Yogyakarta. Artikelnya menampilkan dua contoh: penitipan anak umum yang melayani pedagang di Pasar Beringharjo dan penitipan anak swasta Seri Derma yang berlokasi di Umbulharjo. Laporan tersebut juga menekankan pentingnya layanan penitipan anak yang aman dan terjangkau, terutama seiring meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan perubahan dinamika keluarga yang memengaruhi kebutuhan penitipan anak.
Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia, dalam kata pengantarnya menyampaikan bahwa di dunia saat ini, di mana keterlibatan yang terinformasi sangat penting, media memainkan peran krusial dalam menjembatani pengetahuan dan tindakan. Dalam konteks pekerjaan dan ekonomi perawatan, saluran media memainkan peran penting dalam menyoroti kontribusi para pekerja perawatan, terutama perempuan, yang sering kali terabaikan, sedangkan mereka merupakan tulang punggung layanan perawatan.
"Menyadari hal ini, ILO menghargai kolaborasi yang dilakukan dengan AJI Jakarta melalui pelatihan media bersama dan program beasiswa. Kami berharap publikasi ini dapat memperkuat peran media dalam membangun lingkungan sosial yang mendukung dan memajukan kesetaraan gender sekaligus mempercepat penerapan Peta Jalan dan Rencana Aksi Nasional Ekonomi Perawatan di Indonesia," ujarnya.
Related content
Ekonomi perawatan
Media dalam aksi: Memperkaya liputan tentang pekerjaan perawatan di Indonesia
Siaran pers
KemenPPPA dan ILO luncurkan Pokja Ekonomi Perawatan untuk perkuat sistem ekonomi perawatan Indonesia