Laporan ILO Terbaru: Upaya Lebih Lanjut Diperlukan untuk Mencapai Ekonomi yang Adil dan Berkelanjutan

Kendati perekonomian dunia masih berupaya memulihkan diri dari krisis ekonomi, kondisi perekonomian Indonesia pada 2012 terbilang sangat positif sejalan dengan fokus kuat negara ini terhadap pembangunan infrastruktur perekonomian yang terus mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi.

4 April 2013

Content also available in: English
JAKARTA (Berita ILO): Kendati perekonomian dunia masih berupaya memulihkan diri dari krisis ekonomi, kondisi perekonomian Indonesia pada 2012 terbilang sangat positif sejalan dengan fokus kuat negara ini terhadap pembangunan infrastruktur perekonomian yang terus mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi. Selanjutnya, Indonesia telah menjadi pemimpin dunia dalam mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan dan telah menetapkan komitmen kuat tidak hanya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat namun juga sasaran ambisius untuk mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan secara lingkungan.


Ketenagakerjaan berada di persimpangan yang dapat mewujudkan tujuan ekonomi, sosial dan lingkungan - Peter van Rooij, Direktur ILO di Indonesia.
Memadukan tujuan-tujuan ini dan mengarah pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkeadilan menggambarkan beragam tantangan yang dihadapi dunia kerja. Mengingat beragamnya kondisi sosio-ekonomi di Indonesia dan tingginya tingkat informalitas dan kerentanan, upaya mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan memerlukan perhatian besar terhadap keterpaduan masalah sosial dan lingkungan dalam kerangka kerja pembangunan, demikian laporan baru Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) yang diluncurkan pada Kamis, 4 April, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta.

“Ketenagakerjaan berada di persimpangan yang dapat mewujudkan tujuan ekonomi, sosial dan lingkungan,” kata Peter van Rooij, Direktur ILO di Indonesia. Ia pun menjelaskan bahwa, “Kegiatan perekonomian memberikan mata pencaharian bagi masyarakat dan juga berdampak pada lingkungan dan perubahan iklim – dan sebaliknya. Kunci utamanya di sini adalah memastikan keberlanjutan ketenagakerjaan dalam jangka pendek, menengah dan panjang – yang juga terkait dengan penggunaan lingkungan dan kelayakan kerja.”

Laporan, Tren Ketenagakerjaan dan Sosial 2012: Upaya untuk menciptakan ekonomi yang adil dan berkelanjutan, menegaskan hasil-hasil yang diperoleh akibat pertumbuhan kinerja yang kuat tahun-tahun belakangan ini. Sebagai contoh, pertumbuhan ketenagakerjaan masih melampaui pertumbuhan angkatan kerja dan pengangguran berada pada titik terendah yang tidak pernah tercapai selama 15 tahun belakangan ini. Namun, defisit dalam kualitas kerja masih terjadi, dengan lebih 60 persen pekerja dianggap sebagai "pekerja rentan" dan kesenjangan antara upah minimum dan tingkat upah nominal rata-rata terus menyempit sejalan dengan waktu.

Laporan ini menganalisis masalah keberlanjutan dan keadilan dengan mengkaji tren lingkungan, sosial dan ekonomi dalam pasar tenaga kerja. “Perekonomian Indonesia telah mencapai kemajuan yang besar terhadap sasaran pembangunannya. Namun, tantangannya adalah memastikan inklusivitas pertumbuhan ekonomi dan kualitas kerja, seraya mempromosikan keberlanjutan lingkungan dan menanggapi perubahan iklim,” ujar penulis laporan ini, Emma Allen, ekonom ILO Jakarta.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Emma Allen, Ekonom, Tel.:+6221 3913112 ext. 159, Email

Gita Lingga, Humas, Tel.:+6221 3913112 ext. 115, Email