ILO: Peluncuran Program Better Work Indonesia Tahap 2
Industri garmen di Indonesia berkembang pesat. Industri ini memberikan kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi negara dengan menyediakan lebih dari satu juta lapangan kerja dan merupakan salah satu sumber pendapatan negara.
8 Februari 2013
Content also available in:
English
Industri garmen di Indonesia berkembang pesat. Industri ini memberikan kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi negara dengan menyediakan lebih dari satu juta lapangan kerja dan merupakan salah satu sumber pendapatan negara.
Industri garmen di Indonesia menunjukan tingkat pertumbuhan lebih dari 8 persen per tahun, hal ini disebabkan karena banyak pabrik garmen yang berpindah dari Cina ke Indonesia dan beberapa negara lain di kawasan Asia. Pada tahun 2011, Industri garmen di Indonesia telah berhasil mengekspor garmen senilai lebih dari USD 6 milyar ke berbagai kawasan di Eropa dan Amerika.
Meskipun pertumbuhan ekonomi di sektor ini berkembang dengan pesat, hubungan industrial di Indonesia sering kali menghadapi berbagai persoalan baik di tingkat pengusaha maupun pekerja. Para pengusaha di industri garmen sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam mengintegrasikan standar ketenagakerjaan ke dalam proses produksi sebagai bagian dari pertanggung jawaban mereka untuk mencapai bisnis yang layak. Sementara para pekerja juga masih harus berjuang dalam menghadapi persoalan yang mencakup ketidakpastian pekerjaan, kontrak kerja jangka pendek, jaminan sosial dan masih banyak lagi.
Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan perkembangan industri garmen di Indonesia dan membantu para pelaku bisnis dalam industri ini, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan ILO-Better Work Indonesia program menyelenggarakan sebuah diskusi interaktif dalam rangka diseminasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 19 Tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain (outsourcing) dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 20 Tahun 2012 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
Diskusi interaktif akan diselenggarakan pada hari Jumat, 8 Februari 2013 di Riviera Meeting Room I, Hotel Luxton di Bandung, Jawa Barat. Diskusi interaktif merupakan rangkaian dari peluncuran program Better Work Indonesia tahap 2 di Jawa Barat.
Better Work adalah sebuah program kerjasama yang unik antara ILO dan Korporasi Keuangan Internasional (IFC). Better Work Indonesia didanai oleh Pemerintah Australia melalui Australian Agency for International Development (AUSAID), The United States Department of Labor dan Netherlands Ministry of Foreign Affairs.
Better Work Indonesia (BWI) adalah bagian dari Better Work Global Program dan merupakan salah satu proyek negara milik ILO yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan meningkatkan daya saing dalam dunia industri apparel melalui pelayanan pendampingan dan pelatihan untuk pabrik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pabrik.
Program BWI dimulai pada tahun 2011 dengan fokus pada area geografis di JABODETABEK, termasuk Purwarkarta, Subang dan Karawang. Sejauh ini, terdapat 71 perusahaan garmen yang terdaftar dalam program BWI dan lebih dari 100 pabrik yang telah mengetahui keberadaan program ini di Indonesia. Saat ini BWI telah memasuki tahap ke-2 pelaksanaan programnya dan memperluas daerah cakupan kerja di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Simon Field, program manager BWI menyatakan: ”Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah merupakan daerah penghasil utama bagi garmen industri di Indonesia. Oleh karena itu keberadaan BWI di daerah-daerah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi penting dalam rangka membantu meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan daya saing serta produktivitas di industri garmen.”
Field juga menyatakan bahwa melalui program Better Work Indonesia, kerjasama nyata antara pemerintah, pengusaha, pekerja serta pembeli internasional dapat dicapai dalam rangka meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan perbaikan yang berkelanjutan bagi industri garmen di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Better Work Indonesia, silahkan mengunjungi:
Website: www.betterwork.org/indonesia,
Facebook Better Work Indonesia
Twitter: @betterworkindo
Untuk informasi lanjutan, mohon menghubungi:
Josephine Imelda
Staf Komunikasi dan Manajemen Pengetahuan ILO Better Work Indonesia
Tel.: + 6221-391 3112
Industri garmen di Indonesia menunjukan tingkat pertumbuhan lebih dari 8 persen per tahun, hal ini disebabkan karena banyak pabrik garmen yang berpindah dari Cina ke Indonesia dan beberapa negara lain di kawasan Asia. Pada tahun 2011, Industri garmen di Indonesia telah berhasil mengekspor garmen senilai lebih dari USD 6 milyar ke berbagai kawasan di Eropa dan Amerika.
Better Work Indonesia (BWI) adalah bagian dari Better Work Global Program dan merupakan salah satu proyek negara milik ILO yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan meningkatkan daya saing dalam dunia industri apparel melalui pelayanan pendampingan dan pelatihan untuk pabrik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pabrik.
Meskipun pertumbuhan ekonomi di sektor ini berkembang dengan pesat, hubungan industrial di Indonesia sering kali menghadapi berbagai persoalan baik di tingkat pengusaha maupun pekerja. Para pengusaha di industri garmen sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam mengintegrasikan standar ketenagakerjaan ke dalam proses produksi sebagai bagian dari pertanggung jawaban mereka untuk mencapai bisnis yang layak. Sementara para pekerja juga masih harus berjuang dalam menghadapi persoalan yang mencakup ketidakpastian pekerjaan, kontrak kerja jangka pendek, jaminan sosial dan masih banyak lagi.
Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan perkembangan industri garmen di Indonesia dan membantu para pelaku bisnis dalam industri ini, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan ILO-Better Work Indonesia program menyelenggarakan sebuah diskusi interaktif dalam rangka diseminasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 19 Tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain (outsourcing) dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 20 Tahun 2012 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
Diskusi interaktif akan diselenggarakan pada hari Jumat, 8 Februari 2013 di Riviera Meeting Room I, Hotel Luxton di Bandung, Jawa Barat. Diskusi interaktif merupakan rangkaian dari peluncuran program Better Work Indonesia tahap 2 di Jawa Barat.
Better Work adalah sebuah program kerjasama yang unik antara ILO dan Korporasi Keuangan Internasional (IFC). Better Work Indonesia didanai oleh Pemerintah Australia melalui Australian Agency for International Development (AUSAID), The United States Department of Labor dan Netherlands Ministry of Foreign Affairs.
Better Work Indonesia (BWI) adalah bagian dari Better Work Global Program dan merupakan salah satu proyek negara milik ILO yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan meningkatkan daya saing dalam dunia industri apparel melalui pelayanan pendampingan dan pelatihan untuk pabrik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pabrik.
Program BWI dimulai pada tahun 2011 dengan fokus pada area geografis di JABODETABEK, termasuk Purwarkarta, Subang dan Karawang. Sejauh ini, terdapat 71 perusahaan garmen yang terdaftar dalam program BWI dan lebih dari 100 pabrik yang telah mengetahui keberadaan program ini di Indonesia. Saat ini BWI telah memasuki tahap ke-2 pelaksanaan programnya dan memperluas daerah cakupan kerja di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Simon Field, program manager BWI menyatakan: ”Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah merupakan daerah penghasil utama bagi garmen industri di Indonesia. Oleh karena itu keberadaan BWI di daerah-daerah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi penting dalam rangka membantu meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan daya saing serta produktivitas di industri garmen.”
Field juga menyatakan bahwa melalui program Better Work Indonesia, kerjasama nyata antara pemerintah, pengusaha, pekerja serta pembeli internasional dapat dicapai dalam rangka meningkatkan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan dan perbaikan yang berkelanjutan bagi industri garmen di Indonesia.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Better Work Indonesia, silahkan mengunjungi:
Website: www.betterwork.org/indonesia,
Facebook Better Work Indonesia
Twitter: @betterworkindo
Untuk informasi lanjutan, mohon menghubungi:
Josephine Imelda
Staf Komunikasi dan Manajemen Pengetahuan ILO Better Work Indonesia
Tel.: + 6221-391 3112