Participating public employment service officers learnt how to build good relationships with relevant partners during a three-day training programme in East Kalimantan.

Transisi yang adil

ILO memperkuat kapasitas pengantar ketenagakerjaan publik untuk memperlancar transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan

Pengantar ketenagakerjaan publik memainkan peran kunci dalam menyediakan layanan yang tepat waktu dan diperlukan bagi pengusaha dan pekerja yang terkena dampak transisi energi.

29 Agustus 2024

Participating public employment service officers learnt how to build good relationships with relevant partners during a three-day ILO's training programme in East Kalimantan. 8/2024 © ILO
Content also available in: English

SAMARINDA DAN PALEMBANG, Indonesia (Berita ILO ) - Untuk membantu pengembangan jalur transisi regional dan memberdayakan pemangku kepentingan lokal di tingkat provinsi, ILO melalui Inovasi Kawasan untuk Transisi Energi yang Berkeadilan (IKI JET) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan serangkaian program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengantar ketenagakerjaan.

Secara pribadi, saya berterima kasih kepada Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan yang telah berkolaborasi dengan ILO untuk meningkatkan cara saya memberikan saran pasar tenaga kerja yang lebih baik kepada para pencari kerja yang terkena dampak transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan.

Muhammad T. Afriady, pengantar ketenagakerjaan dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Selatan

Sebanyak 50 pengantar ketenagakerjaan di tingkat provinsi, termasuk staf balai latihan kerja, dinas tenaga kerja dan dinas pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan pada 30 Juli-1 Agustus dan Kalimantan Timur pada 20-22 Agustus, telah dilatih untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada para pencari kerja dan pemberi kerja. Melalui pelatihan tiga hari ini, para pengantar ketenagakerjaan yang berpartisipasi belajar bagaimana membangun hubungan yang baik dengan mitra terkait, memperkuat fungsi teknis mereka dan meningkatkan hubungan dengan pemberi kerja dan pencari kerja.

Muce Mochtar, Koordinator Proyek Nasional IKI JET di Indonesia, menyatakan bahwa komitmen Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060 akan berdampak pada investasi besar-besaran di sektor energi terbarukan dan juga penurunan kegiatan di sektor energi berbasis bahan bakar fosil dan rantai pasoknya. Transformasi ekonomi diperkirakan akan terjadi di provinsi-provinsi yang terkena dampak. Dengan hilangnya mata pencaharian, kebutuhan akan pelatihan ulang dan peningkatan keterampilan pekerja menjadi sangat penting.

“Pengantar ketenagakerjaan memiliki peran yang lebih besar dalam memahami perubahan pasar kerja dan dalam memberikan layanan yang diperlukan kepada industri dan pencari kerja yang perlu beradaptasi dengan pasar kerja yang berubah dengan cepat,” katanya. “Mereka harus dibekali dengan kemampuan untuk memberikan saran dan layanan yang lebih baik kepada industri dan pencari kerja sebagai klien utama Layanan Ketenagakerjaan Publik.”

Mengapresiasi keterampilan yang diperolehnya selama program pelatihan, Muhammad T. Afriady, pengantar ketenagakerjaan dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Selatan, mengatakan bahwa kemampuan komunikasi dan kolaborasi yang baik merupakan kunci untuk memenuhi kebutuhan dari perspektif permintaan dan penawaran.

“Secara pribadi, saya berterima kasih kepada Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan yang telah berkolaborasi dengan ILO untuk meningkatkan cara saya memberikan saran pasar tenaga kerja yang lebih baik kepada para pencari kerja yang terkena dampak transisi energi dari batu bara ke energi terbarukan. Saya juga sangat menghargai materi pelatihan yang diberikan sangat relevan dengan tugas saya sehari-hari,” kata Muhammad.

Participating public employment service officers are doing a role playing during a three-day training programme in East Kalimantan.
© ILO
© ILO
Pengantar ketenagakerjaan yang berpartisipasi dalam program pelatihan ILO di Kalimantan Timur melakukan permainan peran untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka. 8/2024

Senada, Okta Ariyani yang juga merupakan pengantar ketenagakerjaan dari Sumatera Selatan, mengatakan bahwa “Saya belajar bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada para pencari kerja. Mendengarkan dengan penuh perhatian dan penjelasan yang baik adalah kunci untuk menghadapi mereka yang kehilangan pekerjaan dan yang juga membutuhkan pekerjaan baru. Saya merasa bersyukur dapat mempelajari berbagai tips baru untuk menjadi pengantar kerja yang lebih baik.”

Rangkaian program pelatihan ini diakhiri dengan kelompok kerja untuk mengembangkan rencana kerja/rencana aksi. Para peserta dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, misalnya, berupaya meningkatkan kemampuan kerja para pencari kerja muda dalam kurun waktu 2024-2025. Rencana aksi tersebut telah menetapkan target bahwa pada 2025, 100 siswa akan mengikuti pelatihan yang relevan yang disediakan oleh Dinas Tenaga Kerja.

Kami sangat senang dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta dan dengan rencana aksi yang dikembangkan oleh para peserta untuk melanjutkan kegiatan program yang telah ditargetkan.

Muce Mochtar, Koordinator Proyek Nasional IKI JET di Indonesia

Sementara itu, rencana aksi yang dikembangkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Timur telah menetapkan fokus pada pemberdayaan perempuan dan pengembangan keterampilan. Dalam tahun ini, 300 perempuan berusia 40-49 tahun ditargetkan untuk mengikuti program pelatihan keterampilan dan akan diberikan sertifikat.

“ILO akan terus mendukung Layanan Ketenagakerjaan Publik yang terkena dampak transisi energi. Kami sangat senang dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta dan dengan rencana aksi yang dikembangkan oleh para peserta untuk melanjutkan kegiatan program yang telah ditargetkan,” pungkas Muce.