ILO – Kemendiknas Tingkatkan Pelatihan Kejuruan
Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO), bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan menyelenggarakan Pelatihan untuk Pelatih selama lima hari mengenai 4 in 1 Training Handbook dari 13 – 17 Desember 2010 di Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI) Regional V di Makassar, Sulawesi Selatan.
10 Desember 2010
MAKASSAR (Berita ILO): Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO), bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan menyelenggarakan Pelatihan untuk Pelatih selama lima hari mengenai 4 in 1 Training Handbook dari 13 – 17 Desember 2010 di Balai Pengembangan Pendidikan Non Formal dan Informal (BPPNFI) Regional V di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pelatihan ini berdasarkan pengalaman Proyek ILO ”Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan untuk Ketenagakerjaan Muda” (ILO-EAST) dan menyarankan cara-cara praktis dalam merancang dan melaksanakan pelatihan untuk siap kerja. 74 persen kaum muda yang dilatih oleh ILO-EAST sejak 2008 sudah bekerja atau menjadi wirausahawan.
Pelatihan untuk Pelatih ini diselenggarakan oleh ILO melalui Proyek Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan untuk Ketenagakerjaan Muda (ILO-EAST) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Non Fomal dan Informal, Kemendiknas. Acara ini akan dibuka oleh Dr. Hamid Muhammad, Phd, Direktur Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal, Kementrian Pendidikan Nasional, dan Peter van Rooij, Direktur ILO di Indonesia.
Buku Pegangan ”4 in 1” dirancang untuk memudahkan penyedia pelatihan non formal menerapkan secara efektif pelatihan berbasis kompentensi sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, yang pada gilirannya akan mengarah pada sertifikasi dan perolehan pekerjaan. Selanjutnya di tingkat masyarakat, Buku Pegangan ini dapat memberikan panduan tahap-demi-tahap bagi para manajer dan instruktur di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dalam mengkaji kebutuhan ketrampilan, rancangan dan pelaksanaan program pelatihan berbasis kompentensi. Dan dapat mengaitkannya dengan pelatihan kewirausahaan, serta memastikan peserta pelatihan mendapatkan keuntungan dari sertifikasi dan dukungan setelah pelatihan.
Menurut Peter van Rooij, Direktur ILO di Indonesia, Pelatihan untuk Pelatih ini memainkan peranan penting dalam memberikan kontribusi pada pelaksanaan Rekomendasi ILO No. 195 mengenai Pembangunan Sumber Daya Manusia dan memberikan pelatihan kejuruan bagi para kaum muda putus sekolah. “ILO mendukung upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Pendidikan Nasional untuk memfasilitasi pembelajaran kecakapan hidup dan kemampuan kerja sebagai bagian dari perangkat-perangkat kebijakan untuk dirancang untuk menciptakan pekerjaan yang layak serta mencapai pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan,” kata dia.
Pelatihan untuk Pelatih ini akan diikuti 35 peserta dari pusat-pusat pelatihan setempat di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Non-formal dan Informal yang datang dari delapan kantor daerah di Indonesia: Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, Banjarbaru, Mataram and Jayapura. Untuk jangka panjang, pelatihan ini diharapkan dapat mengembangkan para pelatih yang kompeten dan terampil di semua tingkatan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Budi Maryono
Staf Program untuk Kewirausahaan, Proyek ILO-EAST
Tel.: +6221 391 3112 ext. 158
Email
Imelda Sibala
Koordinator Proyek Provinsi di Makassar
Tel.: +62411 433 049
Mobile: +62813 4355 8833
Email
Gita Lingga
Humas
Tel.: +6221 3913112 ext. 115
Mobile: +62815 884 5833
Email