ILO berbagi pengalaman mengenai transisi dari sekolah ke dunia kerja
Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyelenggarakan Seminar Teknis dua hari mengenai Dampak dan Pengalaman mengenai Transisi dari Sekolah ke Dunia Kerja, pada 4 – 5 Oktober di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, berdasarkan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di bawah proyek Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan untuk Ketenagakerjaan Muda (dikenal juga sebagai proyek ILO-EAST) sejak tahun 2008.
3 Oktober 2011
JAKARTA (Berita ILO): Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menyelenggarakan Seminar Teknis dua hari mengenai Dampak dan Pengalaman mengenai Transisi dari Sekolah ke Dunia Kerja, pada 4 – 5 Oktober di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, berdasarkan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di bawah proyek Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan untuk Ketenagakerjaan Muda (dikenal juga sebagai proyek ILO-EAST) sejak tahun 2008.
Seminar ini akan dibuka Deputi Mentari, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Nina S., Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo, dan Direktur ILO di Indonesia, Peter van Rooij.
Didanai Pemerintah Belanda, proyek ILO-EAST ini berjalan sejak tahun 2008. Proyek ini bertujuan untuk memfasilitasi transisi dari sekolah ke dunia kerja dengan paket layanan terpadu, yang bervariasi dari (a) intervensi kembali ke bangku sekolah bagi anak-anak SMP putus sekolah, (b) keterampilan kecakapan hidup bagi anak-anak tingkat SMP, SMA dan SMK, (c) Konseling Kerja dan Pendidikan dengan para “Guru BK”, (d) kewirausahaan dan keterampiplan kejuruan bagi kaum muda putus sekolah, dan (e) dukungan terhadap revitalisasi balai-balai latihan kerja (BLK).
Cakupan geografis Proyek ini menjangkau provinsi Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Aceh; para pemangku kepentingan dari provinsi-provinsi ini pun turut hadir di dalam seminar.
Proyek ILO-EAST kini akan berakhir dan dampak-dampak yang akan dipaparkan, antara lain:
- 12.200 anak-anak tingkat sekolah menengah pertama di daerah-daerah yang sulit dijangkau (terisolir) dapat dicegah menjadi pekerja anak, melalui peningkatan layanan pendidikan dan dukungan langsung.
- Pelatihan bagi kaum muda putus sekolah – Hingga akhir 2010, 69 persen kaum muda perempuan dan laki-laki yang putus sekolah yang dilatih kejuruan dan/atau kewirausahaan sudah bekerja atau memulai usaha sendiri. Proyek pun tidak hanya berhasil merekrut kaum perempuan dalam pelatihan-pelatihan non-traditional (mekanik dan sebagainya), tapi juga memfasilitasi penempatan mereka (di dalam bengkel, usaha perbaikan alat pendingin, dan sebagainya.), yang diikuti dengan upaya peningkatan kesadaran bagi para pengusaha dan pemberi pelatihan.
- Proyek membangun dan memprakarsai model tripartit berdasarkan pengembangan keterampilan bagi kaum muda putus sekolah dengan pemerintah sebagai fasilitator dan pemberi pelatihan, serikat pekerja untuk memberikan pelatihan kepada kaum muda mengenai “Hak Kaum Muda di Tempat Kerja”, dan para pengusaha menerima penyaluran kaum terlatih tersebut. Model ini didokumentasikan di dalam “4 in 1 Handbook for Training Providers” yang telah diterima Kementerian Pendidikan Nasional dan akan dipergunakan di dalam pusat pelatihan regional di seluruh Indonesia.
Proyek pun akan berbagi dengan Pemerintah Indonesia dan para mitra sosialnya, metodologi-metodologi dan perangkat-perangkat yang sudah diujicoba selama empat tahun ini agar dapat direplikasi dan ditingkatkan. Hal ini pun menjadi tujuan utama dari seminar ini.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Patrick Daru, Kepala Penasihat Teknis Proyek ILO-EAST, Tel.: +6221 391 3112 ext. 150, Email
Marcel de Brune, Pakar Mata Pencahariaan Proyek ILO-EAST, Tel.: +6221 391 3112 ext. 255, Email
Budi Maryono, Staf Nasional untuk Kewirausahaan Proyek ILO-EAST, Tel.: +6221 391 3112 ext. 158, Email
Agapitus Haridanu, Staf Nasional untuk Pendidikan Anak Proyek ILO-EAST, Tel.: +6221 391 3112 ext. 157, Email
Dyah Larasati, Staf Nasional untuk Pendidikan Anak Proyek ILO-EAST, Tel.: +6221 391 3112 ext. 139, Email
Gita Lingga, Humas, Tel.: +6221 391 39112 ext. 115, Email