ILO bekerja sama dengan konstituen tripartit mendokumentasikan kemajuan DWCP berbasis bukti di Indonesia

ILO dan konstituen tripartitnya bersama-sama meninjau kemajuan Program Pekerjaan Layak Nasional (Decent Work Country Programme/DWCP) untuk Indonesia 2020-2025 agar dapat beradaptasi dengan dunia kerja yang berubah dengan cepat.

27 Februari 2025

Content also available in: English

JAKARTA, Indonesia (Berita ILO) - Pada 24 Februari, perwakilan pemerintah, pengusaha dan pekerja berkumpul di Jakarta untuk menghadiri Pertemuan Tripartit guna menelaah Program Pekerjaan Layak Nasional (DWCP) Indonesia 2020-2025. Program ini, yang dimulai pada 2020 sebagai tanggapan atas perubahan cepat di dunia kerja, bertujuan untuk merespons peraturan ketenagakerjaan yang terus berkembang dengan mengidentifikasi tiga prioritas utama: dialog sosial, penciptaan lapangan kerja dan perlindungan bagi kelompok pekerja yang rentan.

A photo compilation of DWCP review in Indonesia.
© Ariel Prananda/ILO
© Ariel Prananda/ILO
ILO dan konstituen tripartitnya bersama-sama meninjau kemajuan Program Pekerjaan Layak Nasional (DWCP) untuk Indonesia 2020-2025. 2/2025

Tidak seperti tinjauan DWCP sebelumnya, evaluasi DWCP 2020-2025 menggunakan pendekatan Outcome Harvesting (OH), yang secara aktif melibatkan mitra tripartit untuk memantau dan mendokumentasikan kemajuan negara. OH, tidak seperti beberapa metode pemantauan dan evaluasi lainnya, menekankan pada pengumpulan bukti pencapaian dan bekerja ke belakang untuk menilai apakah dan bagaimana proyek atau intervensi berkontribusi terhadap perubahan. Pendekatan ini tidak hanya menangkap hasil, tetapi juga mengungkap hasil yang tidak diharapkan, sehingga memberikan gambaran yang komprehensif tentang perubahan yang dicapai.

Dengan difasilitasi oleh pejabat ILO, sekitar 70 konstituen tripartit, yang diorganisir ke dalam tiga kelompok kerja yang mewakili pemerintah, pengusaha, dan pekerja, secara aktif meninjau dan mengidentifikasi kemajuan, signifikansi dan kontribusi dari intervensi ILO dan para konstituen dalam melaksanakan tiga prioritas DWCP di Indonesia. Hasilnya, lebih dari 200 capaian berhasil diidentifikasi dan didokumentasikan.

A photo compilation of DWCP review in Indonesia.
© Ariel Prananda/ILO
© Ariel Prananda/ILO
Evaluasi DWCP 2020-2025 menggunakan pendekatan Outcome Harvesting, yang secara aktif melibatkan mitra tripartit untuk memantau kemajuan negara. 2/2025

Hasil-hasil ini akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dengan hasil akhir yang akan dirilis pada Mei 2025. Laporan akhir ini akan memberikan gambaran menyeluruh tentang pencapaian selama periode DWCP dan pelajaran yang dapat dipetik dari proses implementasi.

Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, memuji upaya kolaboratif yang ditunjukkan selama program tinjauan negara. “Ini adalah pendekatan inovatif pertama untuk meninjau DWCP berdasarkan bukti dengan keterlibatan aktif konstituen tripartit ILO. Kami berharap pendekatan ini akan memberikan gambaran yang lengkap mengenai upaya bersama kami untuk mempromosikan pekerjaan yang layak bagi semua di Indonesia.”