Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 2013: Kampanye satu jam menentang pekerja anak di 262 SMP di Sukabumi
Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO), bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sukabumi, menggelar kampanye satu jam mengenai pekerja anak di 262 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 12 Juni 2013, dari pukul 10.00 hingga 11.00 WIB.
12 Juni 2013
Content also available in:
English
SUKABUMI (Berita ILO): Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO), bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sukabumi, menggelar kampanye satu jam mengenai pekerja anak di 262 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 12 Juni 2013, dari pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Kampanye ini diselenggarakan sejalan dengan perintah Hari Dunia Menentang Pekerja Anak 2013.
Pertama kalinya dilakukan, kampanya ini diselenggarakan bersama dengan sekolah-sekolah, kepala-kepala sekolah dan guru-guru di Sukabumi dengan menggunakan anggaran dari Dinas Pendidikan Sukabumi. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai meningkatkan kesadaran mengenai kehidupan pekerja rumah tangga anak (PRTA) dan menegaskan upaya menghapuskan PRTA. Kampanye ini pun merupakan bagian dari prakarsa Dinas Pendidikan Sukabumi untuk menekankan pentingnya pendidikan dan mencegah putus sekolah.
Kampanye ini merupakan bagian dari aksi nasional ini diselenggarakan pada hari yang sama di Bundaran HI, sejalan dengan peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pada tanggal 12 Juni, yang mengusung tema: “Hapuskan Pekerja Anak dalam Pekerjaan Rumah Tangga”. Sejalan dengan tema tahun ini, aksi nasional ini menandai perjalanan dan upaya panjang menanggulangi permasalahan terkait PRTA. Aksi ini pun menandai diadopsinya Konvensi ILO No. 189 mengenai Pekerjaan Layak untuk Pekerja Rumah Tangga, yang menegaskan perlunya langkah untuk menetapkan usia minimum bagi pekerja rumah tangga yang berperan penting dalam menghapuskan pekerja anak dalam pekerjaan rumah tangga.
Selain kampanye satu jam ini, pemutaran film pekerja anak bertajuk “Saya Masa Depanmu, Indonesia!” akan diselenggarakan pada 23 Juni 2013, disasarakan pada anak-anak berusia 15 – 18 tahun. Pemutaran film ini dilanjutkan dengan diskusi interaktif, menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Sukabumi, Dinas Tenaga Kerja Sukabumi dan mitra-mitra terkait lainnya.
ILO memperkirakan sekitar 215 juta anak di seluruh dunia menjadi pekerja anak. Sementara Badan Pusat Statistik mencatat terdapat sekitar 2,5 juta pekerja anak usia 5-17 tahun pada tahun 2009 di Indonesia. Sebagian besar dari mereka bekerja dengan jam kerja yang panjang, dan acapkali dalam kondisi berbahaya yang dapat menghambat tumbuh-kembang mereka. Mereka pun tidak mendapatkan peluang pendidikan yang akan memberikan mereka masa depan yang lebih baik atau harus menyeimbangkan bekerja dengan bersekolah. Dua pertiga anak-anak yang tidak bersekolah terlibat dalam pekerjaan, terutama untuk mendukung pendapatan keluarga yang rendah.
Kampanye ini digelar oleh ILO melalui Proyek Pekerja Anak dan Pendidikan yang didanai Kementerian Luar Negeri Belanda. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan bagi pekerja anak ataupun anak-anak yang rentan untuk bekerja atas pendidikan. Kampanye ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dilakukan ILO bersama para mitranya untuk menegaskan kembali upaya-upaya memerangi pekerja anak, terutama bentuk-bentuk terburuknya.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Dede Sudono
Koordinator Program Pekerja Anak dan Pendidikan ILO
Tel.: +6221 391 3112 ext. 126
Email
Gita Lingga
Humas ILO
Tel. : +6221 391 3112 ext. 115
Email
Pertama kalinya dilakukan, kampanya ini diselenggarakan bersama dengan sekolah-sekolah, kepala-kepala sekolah dan guru-guru di Sukabumi dengan menggunakan anggaran dari Dinas Pendidikan Sukabumi. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai meningkatkan kesadaran mengenai kehidupan pekerja rumah tangga anak (PRTA) dan menegaskan upaya menghapuskan PRTA. Kampanye ini pun merupakan bagian dari prakarsa Dinas Pendidikan Sukabumi untuk menekankan pentingnya pendidikan dan mencegah putus sekolah.
Pertama kalinya dilakukan, kampanya ini diselenggarakan bersama dengan sekolah-sekolah, kepala-kepala sekolah dan guru-guru di Sukabumi dengan menggunakan anggaran dari Dinas Pendidikan Sukabumi. |
Selain kampanye satu jam ini, pemutaran film pekerja anak bertajuk “Saya Masa Depanmu, Indonesia!” akan diselenggarakan pada 23 Juni 2013, disasarakan pada anak-anak berusia 15 – 18 tahun. Pemutaran film ini dilanjutkan dengan diskusi interaktif, menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Sukabumi, Dinas Tenaga Kerja Sukabumi dan mitra-mitra terkait lainnya.
ILO memperkirakan sekitar 215 juta anak di seluruh dunia menjadi pekerja anak. Sementara Badan Pusat Statistik mencatat terdapat sekitar 2,5 juta pekerja anak usia 5-17 tahun pada tahun 2009 di Indonesia. Sebagian besar dari mereka bekerja dengan jam kerja yang panjang, dan acapkali dalam kondisi berbahaya yang dapat menghambat tumbuh-kembang mereka. Mereka pun tidak mendapatkan peluang pendidikan yang akan memberikan mereka masa depan yang lebih baik atau harus menyeimbangkan bekerja dengan bersekolah. Dua pertiga anak-anak yang tidak bersekolah terlibat dalam pekerjaan, terutama untuk mendukung pendapatan keluarga yang rendah.
Kampanye ini digelar oleh ILO melalui Proyek Pekerja Anak dan Pendidikan yang didanai Kementerian Luar Negeri Belanda. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan bagi pekerja anak ataupun anak-anak yang rentan untuk bekerja atas pendidikan. Kampanye ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dilakukan ILO bersama para mitranya untuk menegaskan kembali upaya-upaya memerangi pekerja anak, terutama bentuk-bentuk terburuknya.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Dede Sudono
Koordinator Program Pekerja Anak dan Pendidikan ILO
Tel.: +6221 391 3112 ext. 126
Gita Lingga
Humas ILO
Tel. : +6221 391 3112 ext. 115