Forum Bisnis untuk Disabilitas: Perusahaan-perusahaan Indonesia menuju inklusi disabilitas

Di tengah isu diskriminasi terhadap penyandang disabilitas, saat ini telah banyak perusahaan menyadari bahwa mempekerjakan penyandang disabilitas membawa banyak keuntungan terhadap perusahaan, menjadikan penyandang disabilitas tenaga kerja potensial yang membentuk budaya produktif, setia dan kreatif di lingkungan perusahaan.

22 Maret 2016

Content also available in: English
JAKARTA (Berita ILO): Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok paling rentan menghadapi diskriminasi dalam akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan ketenagakerjaan di Indonesia. Stigma yang terbentuk saat ini bahwa penyandang disabilitas tidak produktif, dikasihani dan terkucilkan, stigma tersebut menjadi label bagi penyandang disabilitas di negeri ini.

Di tengah isu diskriminasi terhadap penyandang disabilitas, saat ini telah banyak perusahaan menyadari bahwa mempekerjakan penyandang disabilitas membawa banyak keuntungan terhadap perusahaan, menjadikan penyandang disabilitas tenaga kerja potensial yang membentuk budaya produktif, setia dan kreatif di lingkungan perusahaan.

Dalam meningkatkan inklusivitas penyandang disabilitas dalam bisnis di Indonesia, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) akan menyelenggarakan Forum Bisnis Inklusif bertajuk “Ketenagakerjaan Inklusif sebagai Strategi Bisnis yang Menguntungkan” di Jakarta padad 22 Maret 2016 di Hotel Pullman, Jakarta. Forum ini merupakan tindaklanjut dari forum bisnis serupa yang diselenggarakan pada Desember 2015. Forum ini juga merupakana bagian dari penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, khususnya Tujuan 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dan Tujuan 10 mengenai Pengurangan Kesenjangan.

Perusahaan-perusahaaan swasta memiliki banyak pengalaman positif mempekerjakan dan mempertahankan pekerja dengan disabilitas. Mereka kerapkali menjadi pekerja yang lebih rajin, loyal dan produktif. ILO ingin terus berbagi berbagai pengalaman positif ini dengan perusahaan dan lembaga pemerintahan lainnya melalui forum bisnis seperti ini."

Francesco d’Ovidio, Direktur ILO di Indonesia

Forum ini didedikasikan bagi pengusaha Indonesia untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam memanfaatkan pasar dan potensi para penyandang disabilitas yang belum tersentuh. Untuk itu, Forum ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman badan usaha milik negara dan perusahaan swasta mengenai manfaat mempekerjakan penyandang disabilitas dan memperkuat jejaring kerjasama antar perusahaan di Indonesia sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan kerja penyandang disabilitas di sektor swasta dan publik

Francesco d’Ovidio, Direktur ILO di Indonesia, menegaskan bahwa ILO memiliki komitmen sejak lama untuk mempromosikan pekerjaan layak bagi penyandang disabilitas. “Perusahaan-perusahaaan swasta memiliki banyak pengalaman positif mempekerjakan dan mempertahankan pekerja dengan disabilitas. Mereka kerapkali menjadi pekerja yang lebih rajin, loyal dan produktif. ILO ingin terus berbagi berbagai pengalaman positif ini dengan perusahaan dan lembaga pemerintahan lainnya melalui forum bisnis seperti ini,” katanya.

Perwakilan dari perusahaan-perusahaan multinasional Indonesia, PT Dewhirst Menswear Indonesia, Bank Mandiri dan PT Outsource Indonesia, akan berbagi pengalaman dalam membangun program inklusif yang berhasil di perusahaan-perusahaan mereka. Diharapkan pengalaman-pengalaman tersebut dapat menginspirasi lebih banyak lagi perusahaan di Indonesia untuk melakukan program inklusif serupa di tempat kerja.

Forum ini terselenggara ILO melalui Proyek Mempromosikan Hak-hak dan Kesempatan bagi Penyandang Disabilitas dalam Ketenagakerjaan (Promoting Rights and Opportunities for People with Disabilities in Employment through Legislation/PROPEL). Didanai Irish Aid, Proyek ini bertujuan mengatasi masalah kesenjangan dalam kebijakan dan perlindungan peraturan perundangan terkait pekerjaan dan pelatihan bagi para penyandang disabilitas guna memastikan kesesuaiannya dengan standar internasional.

Saat ini jumlah penyandang disabilitas diperkirakan mencapai satu miliar, atau 15 persen, dari populasi dunia. Sekitar 80 persen merupakan usia produktif. Diperkirakan ada sekitar 38 juta penduduk disabilitas di Indonesia. Mereka masih menghadapi tantangan sikap, fisik, dan informasi terhadap kesempatan yang setara dalam dunia kerja.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Santy Otto
Koordinator Proyek Disabilitas
Tel.: +6221 3913112 ext. 126
Email: [email protected]

Gita Lingga
Staf Komunikasi ILO
Tel.: +6221 3913112 ext. 115
Email: [email protected]