Inisiatif VCT@Work

ASEAN berikan penghargaan untuk tempat kerja dengan program pencegahan HIV dan AIDS

Enam perusahaan swasta dari Negara Anggota ASEAN diberikan penghargaan pertama dari ASEAN Red Ribbon for Outstanding Workplace (ARROW) atas prakarsa-prakarsa luar biasa untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman melalui program peningkatan kesadaran dan pencegahan HIV dan AIDS bagi para pekerjanya.

16 September 2016

Content also available in: English
Acara pemberian penghargaan ASEAN Red Ribbon for Outstanding Workplace (ARROW) pertama Enam perusahaan swasta dari Negara Anggota ASEAN diberikan penghargaan pertama dari ASEAN Red Ribbon for Outstanding Workplace (ARROW) atas prakarsa-prakarsa luar biasa untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman melalui program peningkatan kesadaran dan pencegahan HIV dan AIDS bagi para pekerjanya. Upacara penghargaan diselenggarakan pada pertemuan kedua Koalisi Bisnis ASEAN untuk HIV dan AIDS di Bogor selama dua hari pada 14-15 September 2016.

Michiko Miyamoto Michiko Miyamoto, Wakil Direktur ILO di Indonesia, memuji keterlibatan dan komitmen lebih besar yang ditunjukkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut dalam mencapai target tidak adanya infeksi HIV baru, tidak adanya diskriminasi dan tidak adanya kematian terkait AIDS di tempat kerja, khususnya di antara Negara-negara Anggota ASEAN di bawah inisiatif VCT@Work.

“Inisiatif VCT@Work merupakan sebuah elemen penting dari kampanye “Getting to Zero at work” ILO, yang bertujuan untuk menjangkau pekerja perempuan dan laki-laki dengan VCT. Mewakili kelompok perempuan dan laki-laki yang hidup dengan HIV terbesar, dunia kerja memainkan peran penting dalam mencegah HIV dan menanggapi AIDS,” ujar Michiko dalam presentasinya.

Inisiatif VCT@Work merupakan sebuah elemen penting dari kampanye “Getting to Zero at work” ILO, yang bertujuan untuk menjangkau pekerja perempuan dan laki-laki dengan VCT. Mewakili kelompok perempuan dan laki-laki yang hidup dengan HIV terbesar, dunia kerja memainkan peran penting dalam mencegah HIV dan menanggapi AIDS."

Michiko Miyamoto, Wakil Direktur ILO di Indonesia
Pertemuan ini diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai tuan rumah. Penghargaan akan diteruskan setiap dua tahun dibawah koordinasi Koalisi Bisnis ASEAN untuk HIV dan AIDS (ASEAN BCA). Koalisi ini dibentuk oleh Pertemuan Menteri-menteri Tenaga Kerja ASEAN pada 2014 guna mendorong keterlibatan lebih besar dari asosiasi pengusaha dari Negara-negara Anggota ASEAN dalam pencegahan dan pengendalian HIV dan AIDS di tempat kerja, dan untuk mendorong inklusi pencegahan dan pengendalian HIV di tempat kerja ke dalam agenda bisnis.

Enam perusahaan yang menerima penghargaan ARROW adalah Bank Standard Chartered Brunei Darussalam, Bank ACLEDA Kamboja, Kaltim Prima Coal dari Indonesia, Sime Darby Group dari Malaysia, Maynilad Water Services Inc. Dari Filipina dan Microchip Technology Co. Ltd. dari Thailand.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan Koordinator BCA ASEAN dari Indonesia (2014-2016) ke Malaysia (2016-2018).

Diperkirakan sekitar 34 juta orang hidup dengan HIV (UNAIDS, 2010) di dunia. Sebagian besar dari mereka dalam rentang usia produktif (15-49 tahun) dan tempat kerja adalah tempat di mana mayoritas dari mereka yang terjangkit oleh epidemi ini menghabiskan waktunya. Karenanya, diharapkan bahwa setelah mengetahui status mereka, para pekerja yang hasil tesnya positif dapat mengakses perawatan HIV dan terapi antiretroviral yang dapat menyelamatkan nyawa, memungkinkan mereka untuk menjalani hidup yang sehat dan produktif.