#RatifyC190

Kompetisi poster dan media sosial mempromosikan tempat kerja yang bebas dari pelecehan dan kekerasan di sektor garmen

Better Work Indonesia (BWI), program bersama ILO dan International Finance Corporation (IFC), mempromosikan lingkungan kerja yang aman dan ratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang Pelecehan dan Kekerasan melalui kompetisi poster dan media sosial bagi pekerja garmen.

6 Juni 2022

Content also available in: English
Nurul Maidatul Janah, 30 tahun, merasa penasaran mengikuti kompetisi setelah melihat rekan-rekannya di PT Sumber Bintang Rejeki, Semarang, Jawa Tengah memenangkan berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh Better Work Indonesia (BWI)—program bersama ILO dan International Finance Corporation (IFC).

Poster pemenang: "STOP! Pelecehan Seksual di Tempat Kerja dari PT Bintang Sri Rejeki di Semarang, Jawa Tengah. Karenanya saat mengetahui tentang lomba poster dan desain konten media sosial, yang diumumkan awal tahun ini, dia langsung memutuskan untuk keluar dari zona nyaman. Rekan kerjanya, Fina Norfila, berhasil menyemangatinya untuk menjadi tim yang mewakili pabrik mereka dalam kompetisi tersebut. Sementara Nurul terfokus pada konten, Fina menggarap desainnya.

Kompetisi bertajuk “Kompetisi Desain Visual tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja” ini diselenggarakan oleh BWI bekerja sama dengan Clevio, sebuah organisasi digital, dengan dukungan dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia. Lomba ini bertujuan untuk mempromosikan upaya dalam menciptakan dan memelihara lingkungan kerja yang aman, bebas dari segala bentuk pelecehan dan kekerasan.

Ketika saya mendengar pengumuman itu, saya secara refleks berteriak kegirangan, mengejutkan seluruh kantor. Seorang rekan bahkan dengan buru-buru datang ke ruangan saya menanyakan apa yang terjadi."

Fina Norfila PT Sumber Bintang Rejeki, Semarang, Jawa Tengah
Untuk memenuhi persyaratan kompetisi, para kontestan harus mengirimkan sketsa desain bersama dengan satu video atau paragraf tentang pentingnya menghilangkan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja. Para peserta terpilih kemudian diundang untuk mengikuti lokakarya daring tentang pelecehan dan pencegahan kekerasan di tempat kerja serta keterampilan dasar desain grafis melalui aplikasi desain Canva.

Pemenang lomba dibagi menjadi dua kriteria: kategori desain poster yang dipilih oleh panel juri dan kategori desain konten media sosial yang dipilih melalui jumlah keterlibatan tertinggi di media sosial. Kedua pemenang dianugerahi hadiah uang tunai, akun premium Canva, dan sertifikat.

Nurul dan Fina bersama-sama mendesain poster dengan judul: “STOP! Pelecehan Seksual di Tempat Kerja” dalam Bahasa Indonesia. Judulnya diikuti dengan bagan yang merinci jenis-jenis pelecehan seksual dan, uniknya, menampilkan akronim yang terkait erat dengan sektor garmen—“JARUM” dan “JAHIT”. Fitur unik ini mengingatkan orang tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk menjadi agen perubahan dalam menghentikan pelecehan seksual di tempat kerja.

Poster unik mereka dipilih oleh juri untuk menjadi pemenang pertama. “Ketika saya mendengar pengumuman itu, saya secara refleks berteriak kegirangan, mengejutkan seluruh kantor. Seorang rekan bahkan dengan buru-buru datang ke ruangan saya menanyakan apa yang terjadi,” kata Fina sambil cekikikan saat menceritakan momen yang tak terlupakan ketika dia secara virtual mengetahui menjadi pemenang lomba melalui webinar yang diadakan pada April lalu.

Pemenang favorit untuk kategori konten media sosial dianugerahkan kepada PT Leetex Garment Indonesia. Sedangkan kategori pemenang favorit untuk konten media sosial diberikan kepada Siti Handriyani Yunita dan pasangannya Indah Dwi Madina dari PT Leetex Garment Indonesia, Majalengka, Jawa Barat. Untuk mendapatkan dukungan media sosial, mereka mengadakan “roadshow” meminta rekan-rekan mereka saat sesi pengarahan dan istirahat makan siang untuk memberikan tanda like dan komentar. Mereka juga melakukan inisiatif yang sama kepada keluarga dan kerabat mereka.

Kami merasa senang dan gembira ketika mengetahui bahwa kami ternyata menang. Kami akan membuat cerita Instagram untuk berterimakasih kepada mereka atas dukungan yang diberikan."

Siti Handriyani Yunita, PT Leetex Garment Indonesia, Majalengka, Jawa Barat
“Kami tidak pernah membayangkan bisa menang. Kami merasa senang dan gembira ketika mengetahui bahwa kami ternyata menang. Kami akan membuat cerita Instagram untuk berterimakasih kepada mereka atas dukungan yang diberikan. Kami tentunya tidak akan melupakan para pendukung kami,” kata Siti.

Kompetisi ditutup dengan apresiasi yang diberikan oleh para peserta atas desain pelatihan dan pengembangan konten. Sebagian besar peserta mengaku sangat belajar bagaimana membuat materi kampanye yang menarik dan mudah dipahami.

Lomba ini merupakan bagian dari kampanye global dan nasional ILO tentang promosi ratifikasi Konvensi ILO No. 190 (K190) tentang Pelecehan dan Kekerasan di Tempat Kerja. K190 adalah perjanjian internasional pertama yang mengakui hak setiap orang atas dunia kerja yang bebas dari kekerasan dan pelecehan, termasuk kekerasan dan pelecehan berbasis gender.

Lomba ini juga sejalan dengan Respectful Workplace Programme (RWP) BWI yang bertujuan untuk membangun budaya kerja yang saling menghormati dan aman dari segala bentuk pelecehan. BWI telah menyelenggarakan serangkaian Pelatihan untuk Pelatih (ToT) di mana peserta dilatih untuk menjadi perwakilan “Tim Respek”. Perwakilan ini berkewajiban untuk melatih pekerja, menyebarluaskan kepedulian dan melakukan kampanye di dalam perusahaan mereka tentang kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.