Kisah mereka
Investasi pada kesetaraan gender baik untuk bisnis
Sebuah perusahaan berskala menengah di Bali telah membuktikan bahwa praktik-praktik non-diskriminasi di tingkat perusahaan, termasuk di usaha kecil dan menengah (UKM), akan meningkatkan kinerja dan produktivitas pekerja.
30 November 2016
Spa Factory Bali merupakan sebuah usaha berskala menengah yang mengembangkan dan memproduksi produk-produk spa untuk hotel dan sanggraloka lokal dan nasional. Spa Factory juga merupakan perusahaan yang berpartisipasi dalam program Kesinambungan Daya Saing dan Tanggung Jawab Perusahaan (SCORE) sejak 2015.
Perusahaan ini menyediakan fasilitas penitipan anak bagi pekerjanya, yang memungkinkan mereka membawa anak ke tempat kerja. Fasilitas ini memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pekerja dengan mengetahui anak-anak mereka terjaga dengan baik ketika mereka di tempat kerja.Walaupun perusahaan saya masih dianggap sebagai UKM, namun saya memahami kebutuhan ibu-ibu muda yang bekerja untuk saya. Mereka membutuhkan keyakinan bahwa mereka tidak perlu memilih antara kerja dan keluarga, khususnya selama masa-masa darurat."
Maria Satya Putri, pemilik dan pendiri Spa Factory Bali
“Saya ibu dari dua orang anak, saya menghargai rasa aman dengan mengetahui bahwa saya bisa bekerja sementara anak-anak saya terjaga dengan baik,” ujarnya, mempertimbangkan fasilitas ini sebagai sebuah investasi untuk perusahaan.
Menyadari pentingnya menyeimbangkan tanggung jawab kerja dan keluarga, ia juga menyediakan cuti keluarga darurat untuk para pekerjanya. Pekerja dapat mengambil cuti satu hari dalam sebulan untuk merawat anak atau anggota keluarga yang sakit. Lama cuti dapat diperpanjang menjadi tiga hingga empat hari untuk keadaan-keadaan darurat yang lebih serius seperti rawat inap di rumah sakit.
“Walaupun perusahaan saya masih dianggap sebagai UKM, namun saya memahami kebutuhan ibu-ibu muda yang bekerja untuk saya. Mereka membutuhkan keyakinan bahwa mereka tidak perlu memilih antara kerja dan keluarga, khususnya selama masa-masa darurat,” lanjut Maria.
Selain itu, opsi juga diberikan kepada pekerja perempuan yang menyusui. Mereka bisa menggunakan ruang menyusui di mana tersedia kulkas untuk menyimpan ASI atau mereka dapat mengambil rehat satu jam untuk menyusui bayinya di rumah. Opsi kedua sebagian besar berlaku bagi para pekerja perempuan yang tinggal di daerah sekitar perusahaan.Memahami kebutuhan pekerja dan memberikan apa yang penting bagi mereka adalah sebuah investasi karena manfaat, motivasi, produktivitas dan loyalitas yang dihasilkan kembali lagi untuk perusahaan."
Januar Rustandie, Manajer Program SCORE ILO
Kebijakan sensitif gender ini, ujar Maria, telah meningkatkan motivasi, kinerja dan efisiensi para pekerjanya. Ia juga menyaksikan adanya rasa memiliki dan loyalitas yang lebih kuat dari mereka.
Respons positif tidak hanya datang dari para pekerja, namun juga dari para investor dan pembeli. “Pembeli terkesan dengan hal ini dan sebagai hasilnya, penghasilan kami meningkat 30 persen,” ia menambahkan dengan bangga.
“Memahami kebutuhan pekerja dan memberikan apa yang penting bagi mereka adalah sebuah investasi karena manfaat, motivasi, produktivitas dan loyalitas yang dihasilkan kembali lagi untuk perusahaan,” kata Januar Rustandie, Manajer Program SCORE ILO, mengomentari praktik-praktik kesetaraan gender di Spa Factory.
Spa Factory terus menciptakan sebuah lingkungan yang aman bagi pekerja laki-laki dan perempuan. Perusahaan ini sekarang telah mengasuransikan pekerja-pekerja dan keluarganya di bawah BPJS Kesehatan dan telah melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi tahunan untuk pekerja perempuannya.