Laporan penelitian
Pekerjaan layak dan praktik bisnis bertanggung jawab di sektor manufaktur elektronik Indonesia
Studi ini, yang diinisiasi oleh proyek ILO-RISSC yang didanai oleh Pemerintah Jepang, berfokus pada dua jenis produksi utama dalam industri elektronik Indonesia: produsen komponen dan suku cadang elektronik, serta perakitan produk akhir, yang terjadi pada tingkatan pertama dan kedua dalam rantai pasokan.
Dibuat oleh proyek ILO-Jepang tentang Rantai Pasokan yang Tangguh, Inklusif, dan Berkelanjutan (RISSC), laporan ini memberikan analisis komprehensif tentang industri elektronik Indonesia, dengan fokus pada pekerjaan yang layak dan perilaku bisnis yang bertanggung jawab di segmen manufaktur kunci dalam rantai pasokan (yaitu manufaktur komponen dan perakitan produk akhir). Laporan ini diterbitkan di tengah meningkatnya perhatian domestik dan internasional terhadap dampak hak asasi manusia yang timbul dalam operasi bisnis dan rantai pasokan.
Berdasarkan data sekunder yang otoritatif serta wawancara dan kelompok fokus asli dengan pemangku kepentingan industri terkemuka, studi ini mengeksplorasi kekuatan dan tren utama yang membentuk sektor ini saat ini, baik domestik maupun internasional, sambil mengidentifikasi tantangan dan celah kunci dalam mencapai pekerjaan yang layak melalui perilaku bisnis yang bertanggung jawab. Temuan menyoroti kebutuhan akan dialog sosial yang ditingkatkan—di berbagai tingkatan dalam sektor ini—untuk mengatasi defisit pekerjaan yang layak yang telah lama ada, bersama dengan peningkatan kepatuhan dan inspeksi tenaga kerja, serta komitmen yang lebih kuat dari seluruh industri terhadap perilaku bisnis yang bertanggung jawab, terutama—tetapi tidak hanya—di segmen hulu di mana kapasitas dan insentif perusahaan seringkali kurang.
Untuk mendorong tindakan di sektor ini, laporan ini juga mengusulkan sejumlah rekomendasi praktis yang spesifik bagi pemangku kepentingan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan industri elektronik Indonesia, dengan bisnis yang bertanggung jawab dan Pekerjaan Layak sebagai inti utamanya. Rekomendasi ini—yang telah diverifikasi oleh pemangku kepentingan tripartit dan industri dalam workshop yang dipimpin ILO pada Desember 2023—kini sedang ditindaklanjuti melalui berbagai alur kerja proyek RISSC dan kantor ILO di Indonesia.
Additional details
References
- DOI: not available for non-English publications
- ISBN Web PDF: 9789220407974