Pesan dari Guy Ryder, Direktur Jenderal ILO, pada Hari Koperasi Internasional 2013 "Perusahaan berbentuk koperasi tetap bertahan di kala krisis"

Statement | (could be related to the Indonesia's Cooperative Day in 12 July) | 12 July 2013
Organisasi Perburuhan Internasional sangat bergembira dapat bersama-sama dengan komunitas internasional memperingati hari Koperasi Internasional ini.

Tema tahun ini “Perusahaan berbentuk Koperasi tetap bertahan di kala krisis” merupakan sebuah penegasan positif dan menggembirakan dikala keyakinan akan peran perusahaan dalam menghargai nilai-nilai dasar manusia dan prinsip-prinsip yang etis seringkali dipertanyakan.

Menjadi imbas dari krisis finansial dan ekonomi, krisis di dunia kerja terjadi dalam berbagai bentuk, dari pengangguran, khususnya bagi kaum muda, ketidakadilan dan ketidaksetaraan dalam pangsa pasar kerja hingga kurangnya perlindungan sosial yang disertai krisis pangan dan energi akibat perubahan iklim dan bencana alam. Semua ini berisiko menimbulkan rasa kehilangan harapan, bantuan dan keadilan hukum.

Peringatan Hari Koperasi Internasional merupakan sebuah peringatan bahwa solidaritas membuahkan kekuatan dan kemampuan untuk membangun, dan bahwa organisasi serta model bisnis yang efektif dapat dibangun berdasarkan nilai-nilai keadilan dan solidaritas.

Di seluruh belahan dunia, perusahaan- perusahaan berbentuk koperasi dilahirkan pada saat krisis, sebagai upaya menanggapi kebutuhan para anggotanya dan agar menjangkau masyarakat paling miskin. Saat ini, saat sebuah idealisme diterjemahkan dalam bentuk tindakan, kita dapat menyaksikan keefektifan hasilnya secara langsung.

Sebuah studi ILO terbaru berjudul “Resilience in a downturn: The power of financial cooperative” menunjukkan bahwa pada saat, sebelum, dan sesudah krisis finansial pada 2007 dan 2008, kinerja koperasi simpan pinjam jauh melampaui perbankan traditional yang dimiliki perorangan, yang juga memperlihatkan kestabilan koperasi dalam kurun waktu jangka panjang. Lebih penting lagi, koperasi memastikan bahwa aliran kredit tetap berjalan bagi perusahaan-perusahaan berukuran kecil dan menengah—sumber utama dari penciptaan lapangan kerja.

Koperasi pekerja juga berkembang secara cepat sejalan dengan upaya merespons perubahan dan perkembangan ekonomi, dan tingkat ketahanan koperasi di beberapa negara pun terbilang baik atau bahkan lebih baik dibandingkan perusahaan konvensional. Koperasi mampu bertahan dalam memberikan berbagai layanan sosial untuk anggotanya dan koperasi konsumsi membantu para anggotanya mengurangi biaya hidup.

Yang menjadi dasar dari keberlanjutan dan ketahanan perusahaan berbentuk koperasi ini adalah strategi bisnis yang didasarkan pada nilai dan prinsip koperasi, kedekatan antara koperasi dan para anggotanya, praktik-praktik yang berorientasi layanan jasa dan bukan untuk memperkaya para manajer, pengelolaan yang demokratis serta orientasi jangka panjang demi kesejahteraan para anggota. Faktor-faktor ini juga yang membuat koperasi mampu bertahan lebih lama dibandingkan perusahaan konvensional.

Rekomendasi ILO untuk Perkembangan Koperasi yang diadopsi pada 2002 dan berdasarkan pada prinsip-prinsip yang tercakup di dalamnya sangat relevan untuk saat ini, bukan hanya dalam menangani krisis yang kita hadapi tapi juga dalam membentuk masa depan dunia kerja yang mendukung bentuk perusahaan yang secara efektif mengombinasikan efisiensi ekonomi dan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Seiring dengan meningkatnya perhatian dunia atas pertumbuhan yang berkelanjutan, koperasi dapat dan harus berperan sebagai perusahaan kreatif yang terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang baru, seperti daur ulang dan energi yang dapat diperbaharui, penyediaan informasi agar masyarakat dapat melakukannya, memberikan masukan, akses finansial, pangsa pasar dengan harga yang adil serta dampak lingkungan yang minimum, serta berkontribusi dalam transisi ke pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tingkat karbon yang rendah.

Dalam upaya menuju pertumbuhan dan perusahaan yang berkelanjutan, bentuk koperasi menawarkan arah yang pasti. ILO, bersama-sama dengan keluarga PBB dan Aliansi Koperasi Internasional, akan terus mengawal perjalanan perkembangan koperasi di masa mendatang.