Kaum muda promosikan budaya pencegahan K3 melalui alat pembelajaran digital dan permainan edukasi

ILO memberikan penguatan pada siswa universitas dan sekolah kejuruan agar memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk membangun generasi pekerja yang aman dan sehat.

News | Jakarta, Indonesia | 11 October 2022
Lebih dari 500 pelajar dari 15 universitas dan 22 sekolah menengah kejuruan di empat kota—Jakarta, Semarang, Yogyakarta dan Banda Aceh—secara aktif ambil bagian dalam program peningkatan kesadaran ILO tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Program ini bertujuan untuk memperlancar transisi siswa dari sekolah ke pekerjaan dan untuk lebih melindungi mereka dari bahaya dan risiko kerja.

Siswa yang berpartisipasi belajar mengenai pentingnya K3 melalui Pembelajaran K3 daring dan permainan KATIGA.

Saya tidak mengetahui tentang K3 sebelum mengikuti lokakarya ini. Sekarang saya tahu berbagai risiko keselamatan dan bagaimana saya bisa mencegah dan melindunginya."

Sofie, siswa SMKN 7 Tangerang, Banten
Difasilitasi oleh sivitas akademika K3 Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro, para peserta diperkenalkan dengan pelantar pembelajaran K3 daring (e-OSH Learning). Dengan menggunakan pelantar pembelajaran daring berbasis web ini, para siswa terlibat dalam diskusi dan permainan pemecahan masalah. Mereka membangun dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan tentang prinsip dan praktik K3 sebagai bagian dari hak-hak pekerja mereka.

Diluncurkan pada Hari K3 Sedunia tahun ini, pembelajaran K3 daring ini merupakan situs pembelajaran elektronik gratis yang ditujukan bagi siswa vokasi dan mahasiswa tahun pertama dengan tujuan memperkenalkan prinsip-prinsip dasar K3. Diprakarsai oleh ILO, Pembelajaran K3 daring ini juga didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Sertifikat diberikan kepada siswa yang telah menyelesaikan semua modul dan lulus ujian akhir program pembelajaran ini.



“Saya tidak mengetahui tentang K3 sebelum mengikuti lokakarya ini. Sekarang saya tahu berbagai risiko keselamatan dan bagaimana saya bisa mencegah dan melindunginya,” kata Sofie, siswa SMKN 7 Tangerang, Banten.

Selain pelantar pembelajaran, para pelajar tersebut juga menikmati permainan papan edukasi K3: KATIGA. Permainan KATIGA berfokus pada pencegahan, pengendalian dan perlindungan bahaya kerja di lingkungan kerja selama pandemi. Melalui permainan KATIGA, siswa meningkatkan pengalaman mereka dalam mempelajari prinsip dan praktik K3.



“Fasilitator menjelaskan dengan sangat baik dilengkapi dengan materi yang lengkap dan mudah dipahami, terutama bagi yang belum paham betul tentang prinsip-prinsip K3. Permainan KATIGA juga menarik untuk kegiatan belajar kami,” tutur Rivena Ayu Effendi, 22 tahun, mahasiswi Politeknik Ketenagakerjaan.

Permainan KATIGA juga menarik untuk kegiatan belajar kami."

Rivena Ayu Effendi, 22 tahun, mahasiswi Politeknik Ketenagakerjaan
Program peningkatan kesadaran K3 dilakukan oleh proyek Peningkatan Pencegahan COVID-19 di dan melalui Tempat Kerja ILO. Didanai oleh Pemerintah Jepang, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan tindakan pencegahan COVID-19 di dan melalui tempat kerja di tengah pandemi yang akan memfasilitasi pembukaan kembali, kelanjutan, dan perluasan bisnis.

E-OSH Learning telah dinikmati oleh lebih dari 25.000 orang. Pembelajaran K3 daring dapat diakses secara gratis dengan mendaftar di https://www.youth4osh.com/eoshlearning

Permainan papan edukasi KATIGA digital sekarang tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store.