Perlindungan sosial untuk semua

Memperluas cakupan perlindungan sosial di Indonesia

Memperkuat lembaga jaminan sosial nasional guna mencapai cakupan universal dan menggali berbagai solusi bagi kelompok-kelompok rentan tertentu (pekerja dari perekonomian informal dan pekerja migran) merupakan hal-hal yang menjadi prioritas aksi utama dari para anggota ILO di Indonesia.

News | Bogor, West Java, Indonesia | 29 September 2016
Indonesia mengambil langkah-langkah menuju perlindungan sosial universal sesuai dengan mandat konstitusi dan standar-standar internasional. Sejak November 2016, lebih dari 170 juta orang telah menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan (yang menangani asuransi kesehatan), sementara 19 juta pekerja dan pengusaha menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan (menangani masalah kecelakaan kerja, kematian dan tunjangan hari tua).

Memperkuat lembaga jaminan sosial nasional guna mencapai cakupan universal dan menggali berbagai solusi bagi kelompok-kelompok rentan tertentu (pekerja dari perekonomian informal dan pekerja migran) merupakan hal-hal yang menjadi prioritas aksi utama dari para anggota ILO di Indonesia selama Dialog Tingkat Tinggi mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diadakan di Jakarta pada Agustus 2016. Sebagai tindak lanjut dari Dialog tersebut dan sebagai bagian dari kerangka kerja proyek regional ILO/Jepang mengenai Memperluas Jaminan Sosial di ASEAN (ESSA), lokakarya berbagi informasi selama dua hari diselenggarakan di Bogor pada September 2016 lalu.

Sedikitnya 40 perwakilan konstituen tripartit ILO (pemerintah, pekerja dan pengusaha) menghadiri lokakarya ini untuk berbagi informasi mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi dalam menjalankan strategi perluasan saat ini dan apa yang dapat dipelajari dari berbagai inisiatif sebelumnya yang dilakukan Indonesia dan negara-negara lainnya.

Para peserta juga membahas mengenai standar-standar ILO terkait asuransi ketenagakerjaan/pengangguran dan mengenai perbandingan berbagai pilihan rancangan asuransi berdasarkan laporan yang dipersiapkan proyek ILO/Jepang (tahap II) yang memetakan situasi di 14 negara, termasuk Vietnam, Thailand, Republik Korea, Mongolia, Jepang dan Cina.

Konsultasi ini juga menandai dimulainya Proyek ILO/Jepang mengenai Perluasan Jaminan Sosial di ASEAN (ESSA) di Indonesia. Proyek ini bertujuan untuk menghasilkan pengetahuan yang lebih baik mengenai perluasan jaminan sosial, dan mendorong kerja sama Selatan-Selatan di antara negara-negara anggota ASEAN. Proyek memberikan dukungan langsung ke Indonesia dan Vietnam untuk meningkatkan cakupan jaminan sosial.