APRM ILO ke-16

Wakil Presiden Indonesia buka Pertemuan Regional Asia Pasifik ILO (APRM) ke-16

Wakil Presiden Indonesia Mohammad Jusuf Kalla dan Direktur Jenderal Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) Guy Ryder membuka Pertemuan Regional Asia Pasifik, dengan penegasan pada keadilan sosial dalam pembangunan.

Press release | Bali, Indonesia | 07 December 2016
Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla saat pembukaan APRM ke-16
BERITA ILO (Bali, Indonesia) – Pertemuan empat hari ini membahas mengenai permasalahan yang mempengaruhi ketenagakerjaan dan dunia kerja di kawasan Asia, Pasifik dan Negara-negara Arab, yang mencakup 60 persen dari angkatan kerja global.

“Mandat ILO adalah mewujudkan keadilan sosial yang sejalan dengan Undang-Undang Dasar Indonesia: Kesejahteraan yang adil untuk semua,”ujar Wakil Presiden kepada para delegasi.

“Yang paling utama adalah terfokus pada perkembangan yang positif dan bersama-sama mewujudkan pekerjaan yang layak dan memenuhi aspirasi pekerja dan pengusaha, yang sama-sama memiliki kebutuhan dan kepentingan yang sama,” ia menambahkan.

ILO merupakan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang khusus menangani masalah terkait ketenagakerjaan. APRM dihadiri lebih dari 400 delegasi – termasuk 22 menteri – yang mewakili pemerintah, organisasi pekerja dan pengusaha dari lebih 40 negara.

Guy Ryder, Direktur Jenderal ILO
Berbicara saat sesi pembukaan, Direktur Jenderal Guy Ryder mengingatkan para delegasi mengenai kebutuhan akan “pertumbuhan yang inklusif, seimbang dan berkelanjutan bagi masyarakat di kawasan ini”. Kendati kemajuan besar telah dicapai dalam meningkatkan pendapatan selama dasawarsa terakhir ini, berbagai tantangan penting masih terjadi.

“Kualitas kehidupan sehari-hari tidak dapat sekedar diterjemahkan ke dalam agregasi dan kesimpulan makro ekonomi,” kata dia. “Mengejutkan dinamika perekonomian kawasan ini tidak dapat sepenuhnya diterjemahkan ke dalam kemajuan sosial”.

Satu dari sepuluh pekerja di kawasan ini masih hidup dalam kemiskinan ekstrim, dan lebih dari satu milyar pekerja menjalani pekerjaan rentan, yang kerapkali tanpa akses terhadap perlindungan sosial dan hukum, sementara kelompok lainnya – termasuk kaum muda, pekerja migran, pekerja anak dan pekerja paksa serta pengungsi dan perempuan – sangat rentan terkucil dari kemajuan ini.

“Bersama kita perlu dan harus melakukan lebih banyak, lebih baik dan lebih cepat. Ini terkait erat dengan kemakmuran ekonomi selain juga keadilan sosial.”

Melihat ke masa depan, ia mengingatkan para delegasi bahwa kemajuan yang telah dicapai saat ini hanya dapat dipertahankan dan dikembangkan apabila dibangun di atas lembaga pasar tenaga kerja yang kuat dan efektif. Ia pun menyerukan agar para delegasi memperkokoh dialog sosial dan perundingan bersama serta meningkatkan ratifikasi kedelapan Konvensi Pokok ILO yang memberikan “pondasi yang diterima secara internasional untuk membangun kemajuan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan dan merata”.

“Asia dan Pasifik mendemonstrasikan kepemimpinannya di tangkat di dunia dalam beragam bidang – mengapa tidak juga dalam standar ketenagakerjaan dan dialog sosial?”

Para delegasi memilih Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Hanif Dhakiri untuk memimpin siding. Menteri Perburuhan dan Perkembangan Sosial Bahrain Jameel Humaidan menjadi wakil pemimpin sidang mewakili delegasi pemerintah, Hariyandi Sukamdani dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sebagai wakil pemimpin sidang mewakili pengusaha, serta Naoto Ohmi, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Jepang, sebagai wakil pemimpin sidang dari pekerja.

Kesimpulan APRM akan membantu penyusunan kebijakan-kebijakan perburuhan dan ketenagakerjaan di kawasan ini, serta kegiatan ILO.

APRM dapat diikuti via situs (www.ilo.org/aprm2016) atau Twitter (#ILOAPRM).

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Sophy Fisher
Staf Komunikasi Senior, Kantor Regional ILO untuk Asia dan Pasifik, Bangkok
Email: fisher@ilo.org
Tel: +662 288 2482

Salwa Kanaana
Staf Komunikasi, Kantor Regional ILO untuk Negara-negara Arab
Email: kanaana@ilo.org
Tel: +961 (1) 752400 ext 117

Gita Lingga
Staf Komunikasi, ILO Jakarta
Email: gita@ilo.org
Tel: +6221 391 3112 ext. 115