Serikat Pekerja Mempromosikan Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga dan Penghapusan Pekerja Rumah Tangga Anak

Para perwakilan kunci serikat pekerja yang berasal dari 11 negara akan berkumpul di Yogjakarta untuk mendiskusikan cara-cara inovatif untuk menurunkan angka pekerja rumah tangga anak melalui promosi kerja layak untuk pekerja rumah tangga.

Press release | Yogyakarta, Indonesia | 15 December 2014
JAKARTA (ILO News): Para perwakilan kunci serikat pekerja yang berasal dari 11 negara akan berkumpul di Yogjakarta untuk mendiskusikan cara-cara inovatif untuk menurunkan angka pekerja rumah tangga anak melalui promosi kerja layak untuk pekerja rumah tangga. Lokakarya regional ini akan diadakan selama 3 hari dari 15-17 Desember dengan topik: Pengembangan Kapasitas Organisasi Pekerja Rumah Tangga dan Penghapusan Pekerja Rumah Tangga Anak.

Lokakarya regional diadakan oleh ILO melalui Proyek Promosi Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga untuk Menghapus Pekerja Rumah Tangga Anak (PROMOTE). Proyek PROMOTE bertujuan untuk mengurangi pekerja rumah tangga anak secara signifikan dengan membangun kapasitas institusi mitra untuk mempromosikan Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga, secara efektif. Proyek ini dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian untuk mengurangi pekerja rumah tangga anak dan mempromosikan kerja layak bagi pekerja rumah tangga, dengan fokus utama di Indonesia, Negara berpenduduk terbesar ke empat didunia dan tempat bekerja jutaan pekerja rumah tangga, dan banyak diantaranya adalah anak-anak.

Lokakarya ini bertujuan untuk mengkaji strategi-strategi untuk mendukung ratifikasi dan implementasi Konvensi ILO 189 tentang Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga. Lokakarya ini juga menyediakan wadah bagi serikat pekerja untuk mengidentifikasi kekuatan, kesenjangan dan kebutuhan dari berbagai Negara, diantaranya, perlindungan hukum, gaji, jam kerja untuk sektor rumah tangga, perlindungan pekerja rumah tangga anak yang berusia dari 15 hingga 17 tahun. Selain itu, tujuan lain dari lokakrya ini adalah sebagai alat untuk memperkuat kapasitas serikat pekerja dan memperluas kerjasama regional.

“Pekerja rumah tangga, seperti pekerja lain, juga memiliki hak terhadap kerja dan kondisi hidup yang layak. Konvensi 189 juga telah memperjelas bahwa anak di atas usia minimum untuk bekerja harus diberikan perlindungan khusus ketika bekerja di sektor rumah tangga,” ujar Shigeru Wada, Senior Specialist for Workers Education dari Kantor ILO Regional Asia dan Pacific, Bangkok.

Sesi-sesi dalam lokakarya ini diantaranya pengenalan dari Konvensi ILO 189, yang merupakan standar global pertama untuk 52.6 juta pekerja rumah tangga di seluruh dunia dan berbagi pengalaman oleh peserta mengenai promosi kerja layak bagi pekerja rumah tangga dan bagaimana menjangkau, pekerja rumah tangga dan pekerja rumah tangga anak agar dapat diorganisir. Lokakarya ini juga mencakup isu yang berhubungan dengan legislasi dan kebijakan dan ditutup dengan pembuatan rencana aksi untuk mengambil langkah dan kegiatan yang konkrit. Jaringan informasi online untuk pekerja rumah tangga dan penghapusan pekerja rumah tanga anak yang dikembangkan oleh IDWF yang didukung oleh Proyek Promote juga akan diluncurkan saat lokakarya.

Peserta dari lokakarya ini terdiri dari perwakilan dari Kamboja, China, Hong Kong SAR, India, Indonesia, ,Myanmar, Pakistan, Filipina, Sri Lanka, Thailand and Viet Nam.

Untuk informasi lebih lanjut. Silahkan hubungi:

Shigeru Wada, Senior Specialist for Workers Education, ILO Regional Office for Asia Pacific, Bangkok, Email: wada@ilo.org

Soeharjono. Program Officer for Workers Activities, ILO Jakarta, Tel.: +6221 391 3112, Email: soeharjono@ilo.org

Arum Ratnawati, Chief Technical Adviser of the ILO PROMOTE Project, Tel.: +6221 391 3112 ext. 130, Email: arum@ilo.org