ILO dan UE luncurkan laporan mengenai dampak perdagangan terhadap ketenagakerjaan di Indonesia

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dengan dukungan dari Uni Eropa (UE) hari ini meluncurkan sebuah laporan, yang mengkaji permasalahan terkait perdagangan dan ketenagakerjaan di Indonesia. Laporan ini menegaskan bahwa dampak perdagangan terhadap ketenagakerjaan di Indonesia dapat menjadi peluang sekaligus permasalahan bagi negara ini.

Press release | Jakarta, Indonesia | 04 July 2013
JAKARTA (Siaran Pers Bersama) Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dengan dukungan dari Uni Eropa (UE) hari ini meluncurkan sebuah laporan, yang mengkaji permasalahan terkait perdagangan dan ketenagakerjaan di Indonesia. Laporan ini menegaskan bahwa dampak perdagangan terhadap ketenagakerjaan di Indonesia dapat menjadi peluang sekaligus permasalahan bagi negara ini.

Laporan ini, bertajuk “Trade and Employment: Country Report for Indonesia”, disusun berdasarkan studi-studi yang dilakukan Proyek ILO-UE “Mengkaji dan Menanggulangi Dampak Perdagangan terhadap Ketenagakerjaan (ETE)” serta diskusi-diskusi yang diselenggarakan selama pertemuan-pertemuan Kelompok Diskusi Kebijakan (Policy Working Group) ETE di Indonesia, yang mencakup perwakilan Pemerintah, serikat pekerja dan masyarakat bisnis.
´╗┐Laporan mengakui dampak dari perdagangan dan khususnya ekspor terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia, dan pentingnya peningkatan nilai tambah mereka dalam mempertahankan tren ini.


Laporan mengakui dampak dari perdagangan dan khususnya ekspor terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia, dan pentingnya peningkatan nilai tambah mereka dalam mempertahankan tren ini. Laporan pun menekankan perlunya Indonesia mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi biaya penyesuaian dari perdagangan bebas, menekankan pentingnya kebijakan-kebijakan tambahan untuk meningkatkan kapasitas penawaran negara, yang akan membutuhkan perbaikan besar dalam infrastruktur fisik, produktivitas kerja yang lebih tinggi dan tata kelola perekonomian yang lebih baik.

“Kami berharap temuan-temuan dalam laporan ini akan bermanfaat bagi pihak-pihak terkait, terutama para pembuat kebijakan dan mitra sosial di Indonesia. Kami pun berharap laporan ini dapat mendorong diskusi dan berkontribusi pada reformasi kebijakan demi pembangunan yang inklusif dan kaya lapangan kerja di Indonesia,” ujar Michiko Miyamoto, Deputi Direktur ILO di Indonesia, mengomentari peluncuran publikasi terbaru ini.

"Delapan juta orang memasuki pasar kerja Indonesia selama lebih enam tahun belakangan ini. Dengan angkatan kerja yang dengan sangat cepat bertumbuh, menjadi sangat penting untuk terfokus pada penciptaan lapangan kerja, pengembangan keterampilan dan peningkatan produktivitas guna memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Perdagangan dan investasi dapat menjadi pendorong dalam hal ini,” ditambahkan Andreas Roettger, Kepala Kerjasama Ekonomi dari Delegasi UE di Indonesia, saat peluncuran laporan tersebut.

Peluncuran ini juga menandai berakhirnya Proyek ETE ILO-UE di Indonesia. Selama empat tahun belakangan ini, Proyek telah memberikan analisis dan perangkat untuk mendukung penyusunan kebijakan-kebijakan perdagangan dan ketenagakerjaan yang efektif dan terpadu. Hal ini dilakukan melalui penyelesaian studi-studi tersebut, dengan melakukan pelatihan bagi para pejabat Pemerintah Indnoesia, penggiat buruh dan perwakilan dunia usaha dan dengan memfasilitasi dialog kebijakan antara para pemangku kepentingan utama terkait ketenagakerjaan.

Para pembicara dan pembahas dalam seminar ini mencakup, antara lain, Rahma Iryanti, Direktur Ketenagakerjaan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Djuharsa, Kepala Badan Riset dan Informasi, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Said Iqbal, Presiden KSPI, Anton Supit, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Peter McCawley, pakar perdagangan dan ketenagakerjaan dari SEADI, Padang Wicaksono dari Universitas Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Lucky Lumingkewas
Staf Proyek ILO-ETE
Tel.: +6221 391 3112 ext. 135
Email

Gita Lingga
Humas
Telp.: +6221 391 39112 ext. 115
Email