ILO – Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengkaji dampak perdagangan bebas terhadap ketenagakerjaan

JAKARTA (Siaran Pers Bersama): Di era globalisasi para ekonom and pembuat kebijakan umumnya sepakat bahwa liberalisasi perdagangan berpotensi besar terhadap pertumbuhan dan akan menguntungkan ketenagakerjaan.

Press release | 03 February 2012

JAKARTA (Siaran Pers Bersama): Di era globalisasi para ekonom and pembuat kebijakan umumnya sepakat bahwa liberalisasi perdagangan berpotensi besar terhadap pertumbuhan dan akan menguntungkan ketenagakerjaan. Namun, hasil survei mengilustrasikan persepsi negatif dari dampak pasar kerja terhadap perdagangan kerap terjadi terhadap masyarakat, khususnya di negara-negara industri dan kini juga meningkat di negara-negara berkembang.

Untuk mengkaji lebih lanjut permasalahan-permasalahan terkait dengan perdagangan dan ketenagakerjaan, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan meluncurkan publikasi baru bertajuk “Trade and Employment: From Myths to Facts” pada Selasa, 7 Februari 2012 di Ruang Tripartit, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jakarta. Peluncuran ini diselengarakan ILO melalui Proyek Dampak Perdagangan terhadap Ketenagakerjaan (ETE), yang didanai Uni Eropa.

Di Indonesia, buku ini akan secara resmi diluncurkan oleh Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Julian Wilson, Kepala Delegasi Uni Eropa. Buku ini baru saja diluncurkan di Jenewa dan dipaparkan di Brusel, Paris dan Washington.

Terdiri dari enam bab, buku ini berupaya mengisi kesenjangan dengan mengumpulkan bukti-bukti yang ada mengenai perdagangan dan ketenagakerjaan dengan fokus pada kegiatan yang mempergunakan metodologi dan data terbaru serta pada kegiatan yang memberikan perhatian khusus pada fungsi pasar tenaga kerja. Mayoritas dari bahan diskusi berdasarkan studi yang spesifik terhadap negara dan menekankan pada sejumlah tema yang mendapat sedikit perhatian dalam literatur perdagangan dan ketenagakerjaan yang ada saat ini, seperti pertanyaan mengenai aspek gender terhadap perdagangan atau kaitan antara perdagangan dan ekonomi informal.

Buku ini juga mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting mengenai peran pemerintah dalammemberikan bantuan kepada perusahaan dalam konteks persaingan global, peran angkatan kerja dalam meningkatkan daya saing dan diversifikasi ekspor serta peran skema perlindungan sosial dalam memfasilitasi penyesuaian pasar kerja yang terkena perubahan kebijakan perdagangan ataupun terjadinya perubahan besar dalam perdagangan.

Melalui pertanyaan-pertanyaan ini, buku ini mencoba memberikan kontribusi pada rancangan perangkat yang pemerintah dan pakar, termasuk mereka yang berada dalam lingkungan dengan ketersediaan data yang minim, dapat mempergunakannya untuk mengevalusi perdagangan dan berkontribusi pada debat mengenai kebijakan ketenagakerjaan dan perdagangan yang koheren.

Buku ini akan dipaparkan oleh salah seorang editornya, Marion Jansen, Kepala Program Perdagangan dan Ketenagakerjaan, ILO Jenewa. Selain pemaparan buku ini, simulasi yang spesifik negara pun akan dilakukan mengenai perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia – Cina, Indonesia – India dan Indonesia – Australia, yang dilanjutkan dengan diskusi mengenai bagaimana meningkatkan daya saing Indonesia dan memfasilitasi perubahan pasar kerja Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Diah Widarti
Koordinator Program Proyek ILO/EU ETE dan MAP
Tel.: +6221 391 3112 ext. 129
Email


Gita Lingga
Humas
Tel.: +6221 391 3112 ext. 115
Email