Mengakui hak pekerja rumah tangga melalui kontrak kerja

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) telah mempromosikan penggunaan Kontrak Standar untuk Pekerja Rumah Tangga (PRT) di seluruh dunia sebagai perangkat kongkret dan praktis untuk memberikan kondisi kerja yang lebih baik kepada PRT dan mengakui hak mereka sebagai pekerja.

Press release | Jakarta, Indonesia | 26 April 2017
JAKARTA (Berita ILO) – Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) telah mempromosikan penggunaan Kontrak Standar untuk Pekerja Rumah Tangga (PRT) di seluruh dunia sebagai perangkat kongkret dan praktis untuk memberikan kondisi kerja yang lebih baik kepada PRT dan mengakui hak mereka sebagai pekerja. Kontrak Standar ini memberikan panduan yang jelas kepada para pemberi kerja dan standar minimal yang dapat diberikan pemerintah guna memastikan perlindungan dan pengakuan yang lebih baik bagi PRT.

Guna mempromosikan lebih lanjut hak PRT di Indonesia, ILO menyelenggarakan lokakarya satu hari mengenai bagaimana meningkatkan kondisi kerja PRT melalui penerapan kontrak kerja. Lokakarya ini akan diadakan di Jakarta pada Kamis, 27 April 2017.

Kontrak tertulis menjadi indikator kuat dari formalitas dan bukti adanya hubungan kerja. Kontrak kerja memainkan peran penting dalam memberdayakan PRT dan memastikan kondisi kerja yang layak, jika dilaksanakan dengan baik."

Michiko Miyamoto, Direktur ILO di Indonesia
Lokakarya ini memberikan sarana diskusi di antara para pemangku kepentingan yang relevan mengenai bagaimana kontrak kerja untuk PRT dapat berkontribusi pada peningkatan kondisi kerja PRT. Lokakarya pun memberikan peluang bagi para peserta untuk mengidentifikasi tantangan, berbagi kesempatan dan bertukar ide serta pengalaman sebagai upaya menentukan langkah selanjutnya dalam penerapan kontrak kerja bagi PRT secara efektif di Indonesia.

Michiko Miyamoto, Direktur ILO di Indonesia, menekankan pentingnya kontrak kerja tertulis bagi PRT mengingat kontrak tersebut menguntungkan baik pemberi kerja maupun PRT. Kontrak kerja ini membantu kedua belah pihak untuk mendapatkan kejelasan dan transparasi terkait hak dan kewajiban.

“Kontrak tertulis menjadi indikator kuat dari formalitas dan bukti adanya hubungan kerja. Kontrak kerja memainkan peran penting dalam memberdayakan PRT dan memastikan kondisi kerja yang layak, jika dilaksanakan dengan baik,” kata Michiko.

Penerapan kontrak kerja tertulis juga ditekankan di dalam Konvensi ILO No. 189 mengenai Pekerjaan Layak untuk PRT. Konvensi ini menetapkan berbagai perangkat untuk memfasilitasi formalisasi hubungan kerja melalui, di antaranya, kontrak kerja tertulis, informasi dan pemahaman mengenai syarat dan kondisi kerja serta pendataan dan prosedur registrasi yang transparan.

Promosi kontrak kerja ini merupakan bagian dari program ILO yang mengakui hak PRT sebagai pekerja melalui Proyek Mempromosikan Pekerjaan Layak untuk Pekerja Rumah Tangga (PROMOTE). Didanai Departemen Perburuhan Amerika Serikat (USDOL), Proyek PROMOTE bertujuan mengurangi PRTA secara signifikan melalui pembangunan kapasitas para mitra untuk mempromosikan Pekerjaan Layak bagi PRT secara efektif.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Arum Ratnawati
Kepala Penasihan Teknis Proyek PROMOTE ILO
Tel.: +6221 3913112 ext. 130
Email: arum@ilo.org

Gita Lingga
Staf Komunikasi ILO
Tel.: +6221 3913112 ext. 115
Email: gita@ilo.org